Kamis, Februari 26, 2009

Bela Diri

Latihan Kepekaan Tahap 3

bisa gak membayangkan gimana rasanya kopi di mulut anda ? gimana reaksi hidung anda saat mencium bau kopi ? gimana lambung anda bereaksi saat minum kopi ? kesegaran yg didapat di otak setelah minum kopi ?
setiap kali mencicipi makanan/minuman, cobalah ajak bawah sadar kita untuk ikut merasakannya. abis itu beberapa saat kemudian, coba ajak badan kita untuk mengingat kembali gimana rasa itu.
(credit of this technique to ustadz lukman)setelah latihan ini, aku pikir kepekaan badan bisa meningkat drastis. cuman akhirnya kadang2 gak enak sendiri. masuk kamar mandi gak enak, masuk kuburan masih mending, klo masuk ke rumah sakit. mampus daaah… badan gimana gitu rasanya.
untuk lebih lanjutnya gimana? kita bisa mengembangkan kemampuan ini untuk membaca feeling orang. caranya:
kita liat seseorang, kita bayangkan diri kita menjadi dia. terus coba rasakan emosi/feeling apa yang kita rasakan. itu lah yang dia rasakan.
bisa juga untuk merasakan apakah orang punya ilmu atau gak. intinya sama.
pengalaman2ku dalam mempraktekan kepekaan badan ini, seperti ini:
1. secara reflex melakukan grounding saat masuk ke mal.maklum di mal isinya macam2. ada pengasihan, pikiran kotor, mesum, dll.
2. bisa ngerasain dan mengenali hawa kuburan.
3. kemarin di waktu bakti sosial korban banjir, aku berdiri di samping dokter2 (dokternya cantik2 lho.. sayang bukan dokter cinta) dan melakukan scan ke tubuh pasien. aku bisa menduga2 dimana letak keluhan penyakit dan sumber penyakit. salah satunya: aku merasakan ada sesuatu di ulu hati, beberapa saat kemudian si pasien ngomong: agak mual-mual dan kadang2 muntah.
sebelumnya untuk nyecan, aku harus pake tangan dulu.sebagai peringatan, kita sendiri harus obyektif. jangan terlalu percaya diri. contoh: bila kita merasakan ‘feel’ seseorang, hawa yg kita rasakan bisa saja :1. feeling orang itu2. feeling orang2 disekitar orang itu terhadap orang itu (ini bisa membentuk medan energi dan tanpa sengaja terakses oleh kita) jadi kalo orangnya pake benteng untuk mengaburkan scan, kita bisa pake ini.3. feeling kita terhadap orang itu.
untuk menghindari ini gimana ? terus terang aku belon tau caranya. mungkin dengan melalui sugesti. coba saja kita niatkan : aku ingin merasakaan nomer 1, bukan nomer2 apalagi nomer 3.
langkah berikutnya ?
coba deh kita menguasai waktu. atur jam di badan tubuh kita agar kita bangun pada jam tertentu. contoh:
(berdoa dulu..) wahai alam pikiran bawah sadarku. aku ingin bangun jam 5 pagi. bangunlah dengan tepat waktu.
setelah programming bawah sadar seperti ini berhasil, bisa kita lanjutkan dengan membuat semacam alarm.
(berdoa dulu..) wahai alam pikiran bawa sadarku. aku akan bangun bila ada orang dalam radius 3 meter dari tubuhku.
kemampuan inilah yg sering diceritakan oleh para penulis cerita silat.
tentu saja kemampuan kepekaan ini tidak sampai segini saja. bisa terus dikembangkan sesuai batas kemampuan pikiran kita.
mau dari reiki, mau dari kejawen, mau dari tanah jawa, 60% olah rasa adalah mengolah alam bawah sadar.
sejak ki sawung ngomong kalo sedulur papat lima pancer adalah alam bawah sadar, sekitar 1 tahun yg lalu, baru sekarang aku paham maksudnya.latihan kepekaan seperti ini, kekurangannya : kita harus punya banyak perbendaharaan rasa energi biar bisa mengenali mana dan apa-nya.
seri kepekaan tenaga dalam sekian dulu. setelah latihan ini selesai, kita harus mengusahakan untuk membuka mata ketiga dan kelima agar pengetahuan kita menjadi zahir alias wujud.
salah satu cara untuk membuka mata ketiga adalah dengan melakukan latihan melihat lilin. aku agak antipati pada latihan ini. ada temenku yg jadi kurang waras gara2 latihan ini. untung dia sembuh setelah ikut reiki.
moga2 bisa bermanafaat bagi para pembaca. kepada para sesepuh, mohon bisa menambahkan. terima kasih.


Latihan kepekaan tenaga dalam tahap I

so.. apa yang akan dilakukan setelah tenaga dalam muncul ? tentu saja melatih kepekaan.
kepekaan tenaga dalam berhubungan dengan insting, dan naluri, oleh karena itu,seperti pernah dikatakan oleh master reiki Tao, Kusnul Hadi, dipengaruhi olehamigdala, otak primitif manusia yang letaknya ada di ujung atas tulang punggung.
ada orang yang peka terhadap tenaga dalam, ada juga yang tidak bisa merasakansama sekali. tergantung bakat kalo menurut orang Merpati Putih, terlalu banyakhijabnya kalo menurut orang tarekat ato kalo menurutku, bukan rejeki-nya.
Kalo ada orang yang tidak peka, pasti dapet kelebihan lain. misalnya gak gampang diserang sama jin. (sebenernya diserang jin tapi gak terasa serangannya. hahaha)
bila ada orang yang tidak peka terhadap tenaga dalam, tidak apa-apa. karenatenaga dalam masih tetap teralirkan dan masih bisa dipake.
Latihan yang diberikan disini adalah awal dari segala kemampuan kepekaan. ujung2nya bisa mengarah ke membukanya mata ketiga, dan kemampuan2 intuitif lainnya.
latihan tahap 1:
1. gunakan napas biasa, berdoa pada tuhan. mohon kelancaran dan mohon ridha tuhan.
2. letakan dua tangan berhadap-hadapan di depan dada. tangan kiri telapak menghadapkanan dan tangan kanan telapak menghadap kiri.
2. ambil tenaga dalam dari dan tien. bayangkan ada bola putih berisienergi murni di bawah pusar, gerakan bola ke telapak tangan kanan.pecahkan bola dan bayangkan hawanya bergerak ke arah telapak tangan kiri.coba rasakan hawa tenaga di telapak tangan kiri.
latihan tahap 2:1. Lakukan seperti tahap 1. Bayangkan energi di dan tien berhawa panas. Seharusnyatelapak tangan kiri bisa merasakan hawa panas nya.1. seperti tahap 2. bayangkan energi di dan tien berhawa dingin. Sekarangtangan kiri bisa merasakan hawa dingin.
lakukan tahap 1 dan tahap 2 ini selama 2 minggu setiap hari tanpa terputus.
latihan tahap 3: mencari benda1. gunakan sebuah kotak korek api (atau benda lain), letakan kotak korek api didepan Anda dan tutup mata.3. taruh tenaga di telapak tangan dan pancarkan.4. coba cari letak korek api dengan merasakan perbedaan pancaran tenagaantara ketika ada benda di depan telapak Anda dan tidak ada benda di depan telapak Anda.
tahap ini cukup susah. lakukanlah sampe Anda benar mahir. dan memiliki tingkatkeberhasilan 100%.
latihan tahap 4: membedakan warna1. gunting 3 buah karton (ato kertas lain) yang warnanya berbeda-beda.2. tutup mata.3. taruh tenaga di telapak tangan dan pancarkan.4. letakan tangan ditas karton pertama, kedua kemudian ketiga.5. rasakan perbedaan pantulan tenaga di masing-masing karton.6. tes kepekaan membedakan warna Anda dengan bantuan orang lain.
Oke. sekian dulu, habis ini kita akan lanjutkan dengan latihan kepekaan tingkat II. dan jangan lupa. setiap habis berlatih jangan lupa bersyukur pada ‘ yang memberi hidup’.


EFEK ASAM LAKTAT DI PELATIHAN SILAT

Macan dan sebangsanya mampu berlari dengan akselerasi dalam beberapadetik sudah berada pada kecepatan 60 km/jam. Tetapi kecepatan iniadalah kecepatan sprint. Oleh karena itu juga dalam waktu yangsangat sebentar timbul sistem rem yang membuatnya segera harusmemperlambat larinya dan akhirnya berhenti.
Allah telah memberikan kesempatan kepada macan untuk dalam waktuyang sangat singkat mampu merobohkan mangsanya, sebaliknya alam jugatelah memberikan kesempatan kepada mangsanya agar akan selamat jikamampu melampaui waktu yang diberikan alam kepada macan.
Manusia adalah pemangsa di level yang teratas. Oleh karena itu Allahjuga telah memberikan kemampuan dan pembatasan. Bahkan lebih dariitu, Allah telah menciptakan manusia dalam sebaik-baik produk. Jikaanda bekerja menggunakan otot, maka akan terbentuk asam laktat yangmembuat anda dalam beberapa waktu akan merasa capek dan kemudianmenyuruh anda istirahat. Tapi di dalam tubuh juga ada sistemmetabolisme asam laktat yang menguraikan asam laktat menjadi bentuklain yang bisa dibuang.
Sistem metabolisme asam laktat sangat dipengaruhi oleh chi. Jika chimengalir ke otot yang sedang bekerja, maka asam laktat tidakterbentuk. Mungkin terbentuk juga, tetapi dengan cepat akan teruraidan hilang. Oleh karena itu jika anda menggunakan chi untukmelakukan suatu aktivitas, anda akan bisa tahan lama tanpa merasalelah.
Pada akhir bulan Mei 2007, setelah wisata silat ke Cianjur, bersamabeberapa teman saya mengunjungi mas Mamai, salah seorang pesilatCikaret. Dari mas Mamai ini kami diajari jurus 1 Sabandar. Kamijuga diajak mengunjungi wak Entir, sesepuh Sabandar yang sudahberusia 92 tahun. Dari sosok tubuh fisik, wak Entir tidak adabedanya dengan para orang tua lainnya. Tubuh yang sudah ringkih,mata yang melek tinggal sebelah sedang yang sebelah hanya menutupsaja, dan pendengaran yang sudah sangat berkurang sehinga untuk bisaberkomunikasi lawan bicaranya harus berteriak.
Tapi begitupun kalau sudah menyangkut yang namanya menyambut tangan,dengan serta merta tenaga dalamnya keluar dan anak mudapun tidak adayang berani melawannya. Maklum, Sabandar level 7.Kami juga bertemu dengan murid-murid perguruannya dan beruntungsekali, juga mendapat demonstrasi jurus-jurus Cikaret dan peragaanbela dirinya.
Dari perguruan wak Entir ini kami berkunjung ke rumah Wak Dudun,sesepuh Cikaret lainnya, dan sempat berbincang mengenai maenpoCikaret. Hadir juga Pak Memed, pewaris Sabandar dari golongan menak.Wak Dudun, sepulang dari Surabaya, berada dalam kondisi yangmemprihatinkan. Nafas pendek yang tersengal-sengal, wajah pucat dankaki bengkak yang kesemuanya menunjukkan gejala sakit berat. Tapisemangatnya untuk menunjukkan pukulan Kari benar-benar luar biasa.“Cobain aja mas” kata mas Mamai kepada Puguh. “Cuma saja sakitnyaterasa seminggu”. Siapa mau?
Pak Karno langsung memeriksa kondisi kesehatan wak Dudun, dan sayalihat energi jantungnya kecil sekali. Pantas saja kalau pompajantungnya tidak bisa mensirkulasi darahnya naik lagi ke jantungseluruhnya.
Ketika saya tanya, mau nggak diobati, beliau mengangguk.
Tenaga dalam wak Dudun berada di kulitnya, sedang di jalur tengahdan di meridiannya sangat kecil. Itu sebabnya seluruh meridianorgannya berada di kondisi sie (nadi tenggelam).
“Bapak sih, tenaga dalamnya untuk berantem saja, sedang untukkesehatan kecil sekali”, kata saya. “Mau nggak tenaga dalamnya sayapindahkan ke sistem kesehatan? Tapi nanti tenaga dalam berantemnyaberkurang lho. Tapi buat apa tenaga dalam untuk berantem kalau badanjadi sakit?” Beliau mengangguk lagi. “Bisa kan mengalirkan energi?”kata saya bercanda. Wak Dudun mengangguk lagi sambil tersenyum.
Kalau nggak bisa mengalirkan energi bagaimana bisa jadi jago?
Karena itu dari pintu chihai energi ring orbitnya saya bocorkan kebola energi jalur tengah Ring Energi 5. Dengan segera terjadikeseimbangan antara tenaga dalam di kulit dan tenaga dalam di jalurtengah. Sehabis pembukaan beberapa sistem tubuh yang buntu, sayatunjukkan beberapa saluran yang harus dialiri energi. Ada satu bekaspukulan ayahnya yang tidak bisa hilang oleh energinya sendiri. Olehkarenanya dengan teknik Reiki Tao blok tersebut saya hilangkan.
Karena masalahnya memang karena kekurangan energi, dengan segeranafasnya menjadi pulih kembali, dan semangatnyapun tabah meluap.Ketika beliau menunjukkan beberapa teknik pukulan Kari, saya lhatsangat mirip dengan pukulan pecutnya Cikalong, dan kecepatannyaseperti teknik pao cui. Oleh Puguh dikomentari kalau pukulannyamenggunakan landasan otot pundak, sedang saya lihat tenaga dalamnyamemakai tenaga dalam pergelangan tangan.
Saya jelaskan, teknik jurus Sabandar pada awalnya menggunakan energiotot di pundak. Oleh karenanya pundak orang-orang Cikaret yangpernah saya lihat kebanyakan keras karena asam laktat. Dan karenatenaga dalamnya dipakai untuk berantem, terjadi penimbunan asamlaktat di seluruh urat dan ototnya. Oleh karenanya, ketika sudah tuameskipun tenaga dalamnya sangat besar, tapi sama sekali tidakmenunjang kesehatan dan menjadi ringkih secara fisik.
Buktinya wak Entir dan Wak Dudun.
Kelihatannya pak Memed sangat tertarik dan akhirnya tenaga dalamnyaminta dibocorkan juga ke sistem kesehatan.
Agar sistemnya jalan, saya ajarkan teknik meditasi cerobong asapnyaReiki Tao dengan postur meditasi Sabandar yang ditunjukkan oleh KiSawung. Nggak apa-apa kan Ki?
Beberapa minggu sebelumnya saya juga ikutan main ke tempatlatihannya Aikido sensei Hakim. Di sini saya mendapat informasi yangsangat berharga yang tadinya tidak begitu saya perhatikan. Menurutsensei Hakim, energi saya berada di tengah atau di dalam tubuh,karena memang untuk penyembuhan. Sedang energi aikido maupun martialart lainnya ada di kulit karena memang dipakai untuk mengadu tenagadi kulit. Karena itu energi pengobatan tidak bisa dipakai untukberantem.
“Kalau mau martial art ya martial art saja,” katanya.
Di Reiki Tao, energi Chi pengobatan diubah menjadi energi martialart melalui jalan panjang. Pada awalnya, chi di tantien (=RingEnergi 5) diendapkan ke mangkuk Ring Energi dengan teknik ChangChuan (berdiri ½ jongkok). Tergantung dari kedalaman tekukan kaki,efek dan sifat energi chin yang dilatih akan mulai nampak.
Untuk bisa mengendapkan chi tantien di mangkuknya ada persyaratanyang sebelumnya harus sudah dipenuhi. Yong chuan di telapak kakiharus terbuka. Jika tertutup, maka energi chi akan kembali menjadienergi pengobatan saja, dan tidak bisa berubah menjadi energi tenagadalam. Untuk membuka Yong Chuan ini titik Chang Chiang (Tu 1) harusterbuka. Demikian Chang Chiang terbuka, energi dari tantien akanmengalir ke telapak kaki, dan membuka titik Yong chuan dan membuatbadan bisa menarik energi bumi.
Energi chin (tenaga dalam chi) di mangkuk selanjutnya dialirkan kebawah, masuk ke meridian Tu melalui Chang Chian, atau langsungmengalir ke meridian Tu melalui titik Ming men. Demikian energi chinmasuk ke meridian Tu, meridian ini mengembang dan menjadi reservoirtenaga dalam chin. Jika ingin dipakai, energi chin dialirkan ketangan melalui titik Tachui di tengkuk belakang.Energi chin juga bisa masuk ke dalam tulang, ke urat, ke otot, kefacial tissu dan ke kulit.
Kedua cara ini dipakai di Taichi yang saya pelajari dan di Cikalong.Dari sisi energi pengobatan tampaknya Margoluyu juga mirip dengan diReiki Tao, tapi entah kalau sistem tenaga dalam martial artnya.Sistem energi jalur tengah adalah jalur vital untuk sistemkesehatan. Jika sistem jalur tengah ini kekurangan energi, makadengan bertambahnya umur kemampuan badan fisik juga akan menurun,tidak perduli berapa besarpun tenaga dalam martial artnya.
Pada sistem kesehatan, meridian Tu dipakai untuk mengontrol danmengalirkan energi chi ke seluruh meridian Yang, dan selanjutnya keseluruh organ dan kelenjar yang membutuhkannya, selanjutnya keluarke fasial tissue, dan masuk lagi ke ring orbit untuk cadangan energijalur tengah.
Pemakaian energi chi untuk diubah menjadi energi chin akanmengurangi besarnya supply power di Ring Energi kesehatan. Hal initerbukti ketika mengalirkan energi dari Ring Energi ke mangkuknya,Ring Energi tersebut langsung kosong. Perlu pernafasan beberapa kaliagar sistem pengisian ulang segera terjadi.
Mudah-mudahan bermanfaat.
Wassalam,
Kusnul Hadi


Asmak, Hizb & Ijazah

kali ini saya akan bercerita tentang sebuah aspek menarik dalam khasanah keislaman. Seperti biasa, ceritanya akan melompat dari satu topik ke topik yang lain. Diawali dari ilmu hikmah dan diakhir dengan pembahasan mengenai ijazah.
Saya sendiri sebenernya adalah pemain baru dalam dunia hizb & asma. Belum genap 1 tahun saya berkecimpung di bidang ini.
Apa yang saya tulis disini kebanyakan berasal dari interaksi saya dengan Margaluyu, disamping mempraktekan 10 gerak ajaib, keilmuannya dipenuhi oleh berbagai doa. Selain itu saya juga sering mengadakan diskusi dengn guruku yg kebetulan sudah menjadi pengasuh pondok pesantren.
Ilmu Hikmahkeberadaan hizb & asma tidak bisa dilepaskan dari ilmu hikmah. Ilmu hikmah adalah suatu cabang keilmuan Islam yg definisi longgarnya adalah ‘bunga dari al qu’ran’. jadi keilmuan2 ini adalah hasil renungan terhadap qur’an dan tidak akan dijumpai di al qur’an.
Salah satu karakter penting dari ilmu hikmah adalah tujuan keilmuan tadi menyelesaikan masalah umat. contoh : kekayaan, kesaktian, penyembuhan, dll.
Tentu saja, ini tidak terlepas dari peranan sosial para ulama pada masa itu yang menjadi panutan masyarakat & menjadi tempat orang-orang untuk minta tolong.
Cakupan keilmuannya cukup luas. Mulai dari amalan berupa doa yang harus diulang sekian kali, wafaq - doa tertulis yang ditulis menurut tata cara tertentu, minyak - yg terbuat dari berbagai macam bahan langka & punya khasiat yg berbeda-beda, pusaka, sampai ilmu menghitung nama & tanggal lahir.
Kabarnya al hikmah tidak hanya mencakup ilmu gaib. tapi terus terang saya belum ketemu al hikmah yang bukan ilmu gaib.
Ilmu hikmah tentu saja berbeda dengan al hikmah. Al hikmah sendiri adalah perguruan yang didirikan oleh Abah Syaki. Saya punya dua orang kenalan perawat Al Hikmah. Kisawung dan paman saya.
HizbHizb, definisi mudahnya adalah kumpulan doa-doa.
Ada beberapa syarat agar sebuah doa disebut hizb:1. beredar kalangan penganut tarekat2. penciptanya biasanya adalah pendiri aliran tarekat atau tokoh di aliran tarekat.3. silsilah penurunan hizb jelas4. harus disertai dengan pemberian ijazah.
Pada awal penciptaan, hizb biasanya adalah doa yang digunakan untuk mendekatkan diri pada Allah. Makin kesini, hizb berubah menjadi doa multi fungsi yang dilengkapi dengan khadam - alias penjaga gaib. kegunaannya pun macam2. mulai dari wibawa, perang gaib, perlindungan, pengobatan, pengasihan, dll.
AsmaDulu, diawal-awal pencarian. Saya selalu bingung, apa sih asma atau asmak ? apa bedanya asma dengan hizb ? beberapa sesepuh menjawab dengan jawaban yang mirip : ” asma dan hizb berbeda di silsilahnya “.
Seiring dengan waktu, pengalaman makin bertambah. Berikut ini fakta-fakta menarik mengenai asmak :1. tidak harus berbahasa arab. Banyak Asmak yang bercampur dengan bahasa Suryani, sunda, madura, Jawa.2. dibuat oleh ulama, yang tidak harus anggota tarekat3. Ada beberapa asmak yang diturunkan dari hizb tertentu.4. Tidak membutuhkan ijazah, jadi bisa asal langsung sikat.5. Secara kualitas, Hizb dianggap lebih mulia ketimbang Asmak. Ini karena Hizb sanadnya dijaga & kualitas ulama-ulama terseleksi dengan baik. Ini berujung pada :6. Asmak dilarang dipraktekkan di beberapa pesantren. Tapi ini lebih pada faktor Kiai pengasuh pondok nya.
Doa-doa margaluyu sendiri kebanyakan campuran bahasa sunda & arab. bisa digolongkan sebagai asmak.
Menurut kegunaan, lelaku & pemakaian khadam, asma & hizb itu hampir sama.
IjazahIjazah sendiri selalu menjadi kontroversi di kalangan pencari ilmu. ada yang bilang bahwa itu penting. Ada juga yang ngomong itu tidak perlu. Belum pernah ada kesepakatan.
Syekh abu Hasan Al Sadlilyi, pendiri as-sadliiyah, berkata : semua ilmu adalah milik Allah dan tidak mewajibkan Ijazah untuk semua keilmuan yang berasal darinya. Klo bisa ambil silahkan ambil. Begitu kira-kira kata beliau.
Ada banyak fakta-fakta kontradiktif yang saya temukan dalam eksplorasi saya :1. ada yang bilang ijazah sebagai pengikat tanggung jawab. Saya memberi ijazah keilmuan A pada seseoarang, maka penyalahgunaan ilmu A itu menjadi tanggung jawab moral saya.2. ada juga yang bilang ijazah itu hanya membuat ilmu menjadi halal. tanggung jawab diberikan pada masing2 orang. tentu saja orang tidak akan membayar apa yang orang lain perbuat.3. ada Ijazah keilmuan yang dilakukan dengan cara tradisional. Biasanya rumit, disertai dengan transfer energi dalam bentuk tertentu (air didoai, air rendaman merah delima, minyak, dll) dan tata cara tertentu (doa gak boleh ditulis, doa ditulis dan diminum, dll).4. ijazah keilmuan ada yang dilakukan hanya dengan berkata : “silahkan diamalkan”, tanpa disertai transfer energi.5. Ijazah ada yang disertai puasa dan ada yang tidak. Waktu itu kenalan saya berkata : ” ini ijazah dari saya, Anda tidak usah puasa, karena ilmu sudah saya puasa-in 9 tahun “. Pengalihan puasa seperti ini banyak dijumpai di margaluyu, jadinya orang-orang margaluyu Jakarta merasa gak perlu puasa lagi.
Contohnya Abah Idit saat menurunkan keilmuan XX. Gak usah puasa Cep.., Abah sudah 40 hari mutih ditambah tujuh hari ngebleng. dengan gaya nya yang khas.
Belum ada orang yang bisa menjelaskan tentang ijazah ini secara gamblang dan komprehensif. Semuanya masih trivial dan kontradiktif.
Barang kali teman-teman ada yang bisa ?


Mementalkan Orang dengan Tenaga Dalam

Mementalkan orang dengan tenaga dalam adalah bagian dari kultur tenaga dalam di indonesia. banyak dijumpai di saat latihan dan demo.
Skenario klasik yg terjadi adalah: beberapa orang laki laki mengeroyok ibu-ibu, kemudian si ibu dengan tenang mementalkan para pengeroyok.
Orang2 yg skeptis dan tidak percaya pada penggunaan tenaga pada perkelahian sehari-hari banyak menganggap :1. pementalan tenaga dalam hanya berlaku pada orang satu perguruan2. hanya bisa untuk orang yang emosi. kalo orangnya gak emosi gak bisa..
Sebenernya semua itu ada benarnya. dan ada salahnya juga.
Kenapa ? mari kita lihat pelan-pelan. premisnya adalah: penyerang akan mental bila terjadi benturan medan tenaga antara penyerang yang diserang.
Jadi bila ada kegagalan: si penyerang tidak mental, artinya tak terjadi benturan tenaga (maksudnya disini adalah tenaga gaib).
Bagaimana supaya terjadi benturan medan tenaga ?
Yang pertama, harus terbentuk medan tenaga dari si penyerang. dengan cara :1. penyerang harus emosi sehingga energinya serangan membesar2. penyerang menghimpun tenaga dalam di reservoirnya. ( bisa dilakukan dengan melakukan nafas perut dan mengejangkan perut).3. syarat lain-lain (mungkin para praktisi tenaga dalam yg lebih ahli bisa menambahkan).
Yang kedua, tentu saja harus terbentuk medan tenaga dari yang diserang. cara biasanya adalah dengan melakukan penghimpunan nafas di perut.
Dengan terjadinya penghimpunan ini, si penyerang dan yang diserang akan mempunyai medan energi. terjadilah benturan keduanya. blam. terpental. entah yg diserang atau yg menyerang yang terpental.
Terus gimana kalo caranya agar tenaga dalam bisa mentalin orang gak perlu pake emosi ?
Bisa saja. Tenaga dalam bisa digunakan untuk menghantam benda mati seperti gelas dari jarak jauh , memadamkan kebakaran, dll. Tapi itu dilakukan dengan latihan pemusatan konsentrasi yang lama dan serius. Kalo sekali-dua kali latihan langsung bisa mentalin tanpa emosi, itu 90% pake jin.
hmm.. kalo menghantam benda mati pake tenaga dalam dari jarak jauh yg berbenturan apa ya ? kebanyakan benda mati gak ada life force-nya lho.


Hawa Panas dan Hawa Dingin

Sebuah tulisan menarik karya sahabat Bango samparan yang dapat bermanfaat untuk teman-teman semua.
Untuk merasakan aliran TD hawa panas dan hawa dingin, dapat dilakukan dengan cara meditasi TD
1. duduk bersila, dengan punggung dan kepala tegak, mata terpejam, kedua tangan lurus bertumpu pada lutut.
2. lakukan pernafasan dada, tarik nafas sebanyak mungkin melalui hidung pelan-pelan, kemudian lepaskan pelan pelan (tanpa perlu melakukan penahanan), sambil berusaha rileks (rahang rileks jangan kaku, lidah jangan menyentuh langit-langit mulut, leher rileks tidak kaku, semua anggota badan rileks tidak kaku).
3. lakukan langkah 2 dengan 5-7 siklus.
4. berdoalah dalam hati dengan maksud meminta ijin kepada ALLAH untuk mempergunakan Nur Illahi-nya.
5. jika dalam keadaan mata terpejam, anda merasakan keberadaan seberkas atau segumpal cahaya, yakinlah bahwa itu adalah Nur Illahi yang anda minta.
6. afirmasikan kepada diri anda untuk membuka cakra mahkota, kemudian imajinasikan menarik seberkas atau segumpal cahaya itu masuk kedalam tubuh anda melalui cakra mahkota yang telah anda niatkan membuka.
7. imajinasikan terus cahaya itu masuk melalui cakra mahkota terus turun melalui tulang sumsum, sampai berakhir di tulang ekor (cakra dasar).8. ibaratkan tubuh anda adalah botol kosong, biarkan cahaya itu terus mengalir dari cakra mahkota ke cakra dasar hingga seluruh tulang sum sum anda penuh dengan Nur Illahi , dan dalam imajinasi anda tulang sumsum nampak bercahaya (silver core).
9. afirmasikan untuk menutup cakra mahkota, jika merasa tulang sumsum sudah dipenuhi oleh Nur Illahi.
10. berkonsetrasilah pada cakra dasar, afirmasikan energi cakra dasar aktif (dalam imajinasi anda akan terlihat ujung tulang ekor anda akan berkilau akibat terjadinya sinergi antara energi cakra dasar dan nur illahi, dan ruangan sekitar tulang panggul anda tampak terang seperti ada api yang menyala) alirkan energi itu kekedua tangan anda, afirmasikan juga bahwa tangan anda akan terangkat kedepan sebatas dada seiring dengan mengalirnya energi cakra kesana (biarkan tangan anda terangkat dengan sendirinya jangan berusaha untuk mengangkatnya).
11. rasakan sensasi panas mengalir di kedua tangan anda selama beberapa menit.
12. afirmasikan kedua tangan anda membentang kekanan dan kekiri sebatas bahu. (setelah afirmasi tunggulah dengan sabar sampai tangan anda bergerak sendiri membentang kekanan dan kekiri).
13. afirmasikan energi cakra mahkota mengalir ke tangan kiri (tangan kanan tetap dialiri oleh energi hawa panas dari cakra dasar).
14. berkosentrasilah pada tangan sebelah kiri (beberapa menit), rasakan perubahan sensasi dari hawa panas ke hawa dingin yang terjadi di tangan kiri anda.
15. afirmasikan kedua tangan anda terangkat berjajar keatas, afirmasikan juga tangan kiri dialiri oleh energi dari cakra ajna (mata ilahi, terletak diantara kedua alis), afirmasikan tangan kanan dialiri oleh energi dari cakra seks. (tahan beberapa saat sambil merasakan, sensasi hawa dingin semakin terasa mengalir di tangan kiri anda, sedangkan sensasi panas semakin terasa mengalir di tangan kanan anda).
16. jika sudah merasa cukup, kembali afirmasikan tangan anda turun dari atas kepala kedepan dada dalam keadaan lurus. kemudian afirmasikan energi cakra tenggorokan mengalir ketangan kiri anda, dan energi solar plexus (3 jari dibawah pusar) mengalir ketangan kanan anda.17. rasakan selama beberapa waktu (menit) sensasi hawa dingin semakin terasa pada tangan kiri anda, dan sensasi hawa panas semakin terasa ditangan kanan anda.
18. berikutnya adalah fase perpindahan sensasi hawa panas dari tangan kanan ke kiri dan sebaliknya.
19. afirmasikan energi cakra tenggorokan mengalir ketangan kanan, dan energi cakra solar plexus ketangan kiri. (mungkin akan terasa sedikit tidak enak karena perpindahan itu)
20. afirmasikan kedua tangan anda membentang kekanan dan kekiri, tahan beberapa saat untuk merasakan perubahan hawa panas di tangan kiri dan hawa dingin di tangan kanan.
21. afirmasikan kedua tangan anda terangkat keatas, afirmasikan pula energi cakra seks mengalir ketangan kiri, energi cakra ajna ketangan kanan (rasakan hawa dingin semakin terasa di tangan kanan, dan hawa panas semakin terasa ditangan kiri).
22. afirmasikan kedua tangan anda lurus kedepan dada , afirmasikan pula energi cakra dasar (ujung tulang ekor) mengalir ketangan kiri, energi cakra mahkota ketangan kanan (tahan beberapa saat, rasakan hawa dingin semakin terasa di tangan kanan, dan hawa panas semakin terasa ditangan kiri).
23. tempelkan telapak tangan anda kedada, dalam keadaan bersilangan, rasakan sensasi hawa panas dan dingin menyebar keseluruh tubuh anda.
24. akhiri meditasi anda dengan do’a penutup sebagai tanda syukur dan terima kasih kepada sang pencipta.
25. latihlah berulang-ulang sampai hawa dingin dan hawa panas yang dialirkan betul betul kentara, hal ini kelak akan berguna, baik untuk pengobatan maupun untuk pembentukan pukulan hawa dingin atau hawa panas.
Semoga bermanfaat. Salam


Cara Mendapatkan Tenaga Dalam

Mau belajar tenaga dalam ? Boleh saja. Artikel ini akan membahas tiga cara mendapatkan tenaga dalam.
Secara garis besar, ada tiga cara untuk mendapatkan tenaga dalam: senam, mantera dan jimat. Kita bisa juga menggabungkan senam dengan mantera, senam dengan jimat atau bahkan gabungan ketiganya untuk mendapatkan hasil yang luar biasa.
Sekarang saya akan membahas jenis pertama, yaitu senam. Yang dimaksud disini adalah olah nafas yang biasanya diikuti olah badan.
Jenis nafas.
Ada tiga jenis nafas. Nafas dada, nafas perut, dan nafas diafragma:
Nafas perut adalah pengambilan nafas sebanyak-banyaknya yang diikuti dengan pengejangan dan penggembungan otot perut sekuat tenaga. Perhatikan ! Hanya otot perut, jangan sampai leher ikut tegang. Untuk mengetesnya, saat melakukan peneganan otot perut, cobalah untuk berbicara. Apabila sulit atau bahkan tidak bisa berarti penegangan masih salah. Hal lain adalah lubang anus harus ditutup ke dalam. Seperti dalam posisi menahan kentut. Kalo posisi anus dibiarkan terbuka nanti bisa jebol dan ambien.
Nafas dada adalah pengambilan nafas sebanyak-banyaknya yang diikuti dengan pengejangan dan penggembungan otot dada dan pengempisan otot perut. Leher tidak perlu tegang dan lubang anus juga harus ditarik ke dalam.
Nafas diafragma adalah jenis nafas ketiga, yang merupakan nafas antara antara perut dan dada. Pengejangan dilakukan di diafragma.
Ada juga istilah-istilah nafas yang lain. Nafas kering, nafas basah, penarikan nafas dari lubang hidung kiri dan kanan secara terpisah, nafas dari perguruan Kateda, dll. Penulis tidak menguasai nafas-nafas tersebut jadi hanya disebutkan namanya disini.
Pemakaian nafas-nafas tadi tidaklah sederhana. Biasanya saat penarikan dan pembuangan harus dikombinasikan dengan visualisasi atau gerakan tertentu. Contoh: saat penarikan, tangan mulai dikejangkan.
Ada perguruan yang mengharuskan nafasnya berbunyi seperti merpati putih dan ada perguruan yang mengharuskan nafasnya halus.
Menurut pengetahuan saya, makin halus suatu nafas (makin pelan dan makin tidak berbunyi), level tenaga dalam yang didapat akan semakin tinggi bila dibandingkan yang lebih kasar.
Nafas segitiga
Ini adalah salah satu ilustrasi nafas segitiga yang diberikan oleh masbayoe, teman penulis:
Persiapkan diri pada saat akan melakukan Pernafasan ini pd posisi se rileks mungkin.
Usahakan kita 1 jam sebelumnya perut dalam keadaan tidak isi
Pilih Posisi yang seenak mungkin (tiduran / Duduk bersila)
a. Ambil Nafas panjang kemudian Lepas Nafas dengan se santai mungkin.Tujuanny adalah untuk melakukan relaksasi dan menyatukan pikiran. Lupakan semua beban dihati. Setiap membuang nafas, bayangkan stress dan ketgangan di pundak anda keluar. Masalah kantor, keluarga yang ada di otak dikeluarkan seiring dengan keluarnya nafas Anda. Lakukan ini beberapa kali sampai hati dan pikiran kita tidak terbagi.b. Ambil nafas panjang kemudian tahan di dada (hitung 1,2) jangan lepas. Pindahkan Nafas Keperut (hitung 1,2) jangan lepas. Pindah Nafas kedada lagi (hitung 1,2) baru lepasc. Pada saat lepas nafas, buang sampai habis tapi usahakan jangan sampai bernafas biasa. tapi dalam keadaan tanpa nafas tahan dulu sampai dengan hitungan (1,2) Baru kemudian Ambil nafas panjang lagi Kemudian Tahan nafas (1,2,3,4) Tahan di dada.d. Untuk proses perpindahan nafas lakukan dengan perpindahan seperti yang diatas (Tahan Dada, Tahan Perut, Tahan Dada) dengan hitungan tambah dua-dua. Lakukan sampai dengan hitungan setinggi mungkin/sekuatnya.e. Apabila sudah sampai hitungan yang paling tinggi/paling kuat, misal : 6 Pada saat terakhir hitungan 6 lakukan dua kali. Setelah itu baru turun hitungan 2 - 2 sampai dengan hitungan 1,2.f. Setelah selesai sampai hitungan ke-2 baru lakukan nafas biasa. Usahakan pada saat melakukan ini, lakukan dengan satu nafas saja/jangan sampai bocor, Kentut, Menelan Ludah/ yang bersifat bocornya nafas.
Lakukan pernafasan pada saat suasana tenang
Jangan lakukan pada waktu Matahari tepat diatas/12 siang, Maghrib Karena pada waktu itu merupakan waktu yang belum bisa diterima olehDunia kecil (alam mikro) yang ada pada diri kita.
Dengan kita melakukan dengan tekun lama-lama kita akan mulai merasakan hasilnya, misal: pada saat melakukan pernafasan badan terasa terangkat, Telapak tangan merasa hangat, kedua mata kedutan, dll. Biasanya reaksi pada tiap oran berbeda-beda.
Setiap perguruan mempunyai istilah yang berbeda-beda, jadi jangan kaget bila Anda akan menemui versi yang berbeda dari orang yang berbeda.
Pernapasan ini berbahaya. Tidak usah dicoba sendiri. Penulis tidak bertanggung jawab terhadap akibat dari pelaksanaan pernapasaan ini terhadap pembaca.
Mantera
Mantera atau doa bisa juga membangkitkan tenaga dalam, dengan cara membacanya berulang-ulang. Mantera bisa dalam bahasa jawa, bahasa arab, bahasa indonesia ( perhatikan bagiamana Reiki melakukan afirmasi terhadap dirinya dengan bahasa Indonesia), bahasa Perancis, Zulu atau bahkan C++ dan Java.
Isinya bisa saja memuji tuhan, menjelekkan tuhan, atau tidak ada hubungannya sama sekali dengan tuhan. Semuanya akan berhasil.
Ada doa yang kompleks dan rahasia, yang hanya diberikan oleh perguruan-perguruan tertentu. Ada juga yang sederhana , hanya berupa shalawat. Menurut pengetahuan penulis, Lafal-lafal Doa-doa itu tidak terlalu berpengaruh. Yang berpengaruh adalah perilaku sang pendoa. Makin baik laku agama-nya makin tinggi tenaga dalamnya.
Ada juga mantera-mantera Jawa yang isinya luar biasa. Luar biasa musryik maksudnya Menyembah-nyembah jin gunung yang maha kuat. Yang begini ini yang dianggap musryik. Kalo cuman pake nafas2 doang n baca shalawat itu sih gak musryik.
Jimat
Tenaga instan, tidak usah dibahas deh. Makin gede maharnya makin gede tenaganya . Biasanya datang dari jin atau mahluk halus lainnya ( guru gaib, dll).
Kalo ada pertanyaan dan saran silahkan di post disini. nanti akan saya coba jawab.




P a g u r o n P e n c a S i l a t N a m p o n S e j a k 1 9 3 2







Lambang, warna dan artinya:
Warna hijau sebagai lambang kehidupan yang penuh kedamaian, keimanan, ketakwaan pada Allah SWT.
Warna hitam sebagai lambang kekuatan,keteguhan hati,dan jiwa ksatria.
Warna kuning emas sebagai lambang dari kebahagiaan dan kehidupan yang layak dan barmartabat dalam bermasayarakat, berbangsa dan bernegara
Dua belah telapak tangan merupakan lambang dari :
Tangan Kosong
10 Jurus Nampon






Krachtologi Selayang Pandang
Krachtologi berasal dari perkataan KRACHTOS yang berarti tenaga dan LOGOS yang berarti ilmu. Pada 4000 SM, Krachtologi sudah dikenal oleh orang-orang Mesir Kuno. Dalam sebuah buku Papyrus "Yedimesish Ontologia" yang sudah disalin dalam bahasa Gri Kuno, menceritakan, bila otot bahu digerakkan akan mengeluarkan tenaga aneh sehingga dapat merobohkan orang yang sedang marah (diktat Ameta, Krachtologi 23).
Dari Mesir, Krachtologi berkembang ke Babylon, Yunani, Romawi dan Persia. Di Persia tenaga semacam ini dinamakan Dacht. Dalam Dahtayana disebutkan bahwa pada suku Bukht dan Persia, terkenal ilmu perang dinamakan DAHTUZ ialah merobohkan musuh dari jarak jauh. Kaum bangsawan Persia dilatih sejenis senam waktu dinihari sehingga mereka mempunyai tenaga Daht itu. (Kracht 23).
Dikatakannya pula bahwa orang-orang Badwi mempunyai Daht pada matanya, bila musuh akan menyerangnya, tiba-tiba musuh itu roboh. Mengapa orang-orang Badwi banyak mempunyai kekuatan mata seperti itu ? Hal ini disebabkan orang-orang Badwi dengan tanpa disadari melatih matanya dengan melihat jauh, memandang padang pasir yang luas membentang itu.
Orang-orang Cina, Tartar, Patan, Moghul, mengenal beberapa silat yang dapat merobohkan orang dari jauh. Silat Moghul yang terkenal diantaranya SHURULKHAN yang artinya tipuan licik untuk raja-raja, berbentuk silat dua belas jurus dari Taymour Lateph Baber (1460-1520).
Yang boleh belajar silat itu hanya kepala-kepala suku dari orang Moghul Islam. Bukbisj Ismeth Bey murid Lateph Baber dapat memukul dengan toya sejauh satu mil. Bukbisj belajar Shurulkhan dari Baber selama 20 tahun. Dengan pisau jarinya ia dapat mengeluarkan usus lawan dari jarak satu tombak. Kawannya melihat ia belajar jurus sejak dini hari sampai matahari naik, dengan diselingi shalat shubuh. Taymour dan Bukbisj terkenal orang-orang yang fanatik madhab Hambali dan sangat anti kepada orang sufi dan tan (Kracht 24).
Di Cina terkenal beberapa macam silat yang mempergunakan Kracht, diantaranya Gin Kang (ilmu meringankan tubuh) yang dapat dipergunakan melompat jauh, loncat tinggi dan berjalan diatas air. Kwie Kang dan Wie Kang hampir bersamaan, perbedaanya hanya pada jurus pertama. Kwie Kang dengan jurus tinju dan Wie Kang dengan jurus terbuka.
Wie Kang disebut jurus sepuluh, jurus ini tersebar sampai Vietnam, Campa, Malaya, dan Indonesia. Tumbuhlah menjadi beberapa aliran, diantaranya silat Mandar dari Sulawesi, silat Timpung dari Jawa Timur dan silat Nampon dari Jawa Barat, dlsb.
Shurulkhan pun masuk ke Indonesia dan pembawanya ialah orang-orang Cina Islam. Diantaranya orang Indonesia pertama yang belajar Shurulkhan iti ialah Tuanku Rao. Orang-orang Cina Islam menamakan silat itu Tou Yu Kang.






APAKAH KRACHT ITU ?
What is KRACHT ?
Kracht adalah daya yang ditimbulkan dengan jalan senam, atau jurus disertai dengan latihan nafas. Gerakan pernafasan diatur oleh pusat pernafasan dalam otak yang mempunyai perangsang kracht yang penuh dengan zat asam . Apabila di dalam darah tidak ada zat asam maka otak tidak menerima perangsang lagi, timbullah suatu daya yang disebut daya sandi, timbullah suatu daya yang dinamakan daya sandi. Bagi tubuh tidak berbahaya, sebab darah mempunyai simpanan zat pembakar yang cukup. Setelah kracht berkumpul dalam otot-otot, (butir-butir kracht terdiri dari butir-butir bio elektrisitas), lalu dikembalikan oleh daya pernafasan dan daya fikiran yang berpangkal dalam otak. Daya fikiran dalam otak disebut juga daya saran. Maka bio elektrisitas itu melompat bergetar dan bergelombang keluar dan tak kembali lagi, tetapi dalam badan terus memproduksi dan tidak habis-habisnya selama orang itu makan.
Kracht is power created by exercising or 'jurus' accompanied by breathing exercise. The breathing movement is organized by the respiratory center in the brain and has the power/ kracht stimulation full with oxygen. If there is no oxygen in the blood, then the brain will no longer receive the stimulation, this generates a power condition named 'sandi force'. It is not dangerous for the body since blood itself has enough oxygen. After the Kracht gathering in the muscles, (kracht grains consist of bio-electric grains), then it is returned by the power of breathing and mind that centred in the brain. The mind power is also called as initiative power - daya saran. Bio-electric will vibrate and spread over and unreversible, but the body will keep producing it and will never end as long as the person eats.
Tiap-tiap orang mempunyai lapangan kracht. Orang yang belum belajar, lapangan krachtnya sempit, kira-kira satu sampai dua centimeter dari tubuhnya. Orang yang sedang marah krachtnya mengembang dan disebut kracht aksi. Maka bila terjadi reaksi dari depan atau belakang orang yang sedang beraksi (marah), maka orang yang beraksi itu akan jatuh. Yang disebut bereaksi adalah orang yang mempunyai kracht aktif (terlatih/marah).
Every human being has a field of Kracht. The person who has not trained, his field of Kracht is narrow, it is about one to two centimeter from his body. An angry man will increase his Kracht and it is called Action Kracht. Thus, if there is a reaction from front or rear side of the angry man, the person in action will fall. Reaction comes from the trained person who has Active Kracht.
Orang yang sedang marah syaraf otaknya kurang normal, tenaga terkumpul di dalam dada. Bio elektrisitas dalam otot simpati tertekan. Sebaliknya syaraf otak belakang orang itu dalam keadaan negatif, maka walaupun ia tidak belajar krachtologi atau practical kracht, pada waktu tersebut orang itu mempunyai kracht yang aktif sementara (Pengantar Krachtologiameta 1962).
An angry person has a temporary abnormality - not a disorder - on the brain, the power is focused in the chest. Bio-electricity in the muscles is depressed. On the contrary, the cerebral nerves in the negative conditions, thus although the person is not studying Krachtolgy or practical kracht, at that time the person acquire an Temporary Active Kracht ( Introduction to Kractologyameta, 1962).

DR. BILL KR.
Diantara otot-otot itu ada semacam otot yang disebut otot simpati. Dalam otot simpati terdapat butir-butir daya listrik hidup (bio elektrisitas) yang dapat menggetar keluar apabila otot itu digerakkan bersamaan dengan tekanan nafas. Bio elektrisitas tersebut pula gerakan kracht yang dapat dialirkan pada suatu ruang dengan jalan mengalirkan kracht itu dari dalam dada ke kaki atau tangan, kemudian menggetar keluar dan melekat kepada lantai dan terjadilah apa yang dinamakan Kalang.
Among the muscles, there is a kind of muscle that is called Sympathy muscle. The Sympathy muscles acquire living bio-electric grains that vibrate out whenever the muscles is moved altogether with the pressure from breathing. Bio-electricity is also called as Kracht movement can flow and be directed to a space by flowing the kracht from the chest to the feet or hands and then vibrate out and stays on the floor and create the a 'thing' that we call 'Kalang'.
Kalang itu apabila diserang dengan mengeluarkan kracht pula maka orang itu akan jatuh. Orang yang berkracht kuat bila memegang benda, kracht-nya dapat melekat pada benda itu sehingga benda itu mempunyai kracht yang disebut kracht simpanan. Tiap-tiap manusia dan juga binatang mempunyai ruang kracht. Ruang kracht ini dapat diperluas dengan latihan.
If 'Kalang' is attacked by somebody else by generating Kracht, then the person may fall. A trained person who has strong Kracht, if he hold something, his kracht will stay on the thing he is holding. Therefore, it will has Kracht that is called 'Saved Kracht'. Every human being and also animal has Kracht Space. The Kracht Space may be widened by training.
Diantara cabang krachtologi itu ialah Mesmerisme dari Dr. Mesmer. Mesmerisme ialah suatu latihan kracht untuk menaklukkan dan menundukkan binatang buas.
Kracht binatang buas itu diatasi dengan kracht manusia sampai kracht binatang itu tak berdaya.
Amongst the Krachtology branches, there is Mesmerisme from Dr. Mersmer. Mesmerisme is a Kracht training to overcome and control wild beasts.
The Animal's Kracht is overcome by the human being's until the animal's is powerless.





Kracht Binatang
Besar Kracht Binatang menurut Dr. Mesmer diantaranya :
Harimau Tutul liar
44 kali 1 orang
Harimau tutul jinak
10 kali 1 orang
Harimau tutul dalam penjara
kali 1 orang
4
Beruang kelabu
98 kali 1 orang
Harimau Lodaya
98 kali 1 orang
Harimau lodaya dalam penjara
10 kali 1 orang
Beruang hitam
40 kali 1 orang
Beruang Jinak
10 kali 1 orang
Anjing gila
antara 13-15 kali 1 orang
Anjing herder terlatih
antara 15-17 kali 1 orang
Ular berbisa
antara 2-15 kali 1 orang
Buaya
26 kali 1 orang perempuan
Kucing
205 kali 1 tikus
Rajawali
14 kali 1 kelinci
Elang
20 kali ayam betina
Babi rusa
kali 1 anjing hutan
17
Anjing hutan
10 kali 1 orang






KRACHTOMETRIE
Sebuah cabang dari krachtologi disebut krachtometri. Mempelajari kracht orang yang melekat pada pensil, jam tangan, sapu tangan, kunci, dlsb. Untuk mengetahui sifat-sifat dan keterangan orang yang dikenal, yang pernah memegang barang tersebut dengan pegangan ber-kracht.
Orang-orang Hindu dan fakir India mengasimilasikan kracht dengan sejenis sihir. Di India disebut Dachtanagh. Di Jawa antaranya asimilasi kracht itu adalah antara lain silat ambatan, silat pamacan, silat timpungan, dlsb. Di Sumatera Selatan terdapat silat arsor, silat kracht dari kaum therakat yang dibumbui dzikir asmaul husna. Di Jakarta terdapat pula silat kracht yang dibumbui mantera-mantera diantaranya ada ajaran bila akan masuk harus mandi bugil atau ditawahyuhi dulu.






Ilmu-ilmu yang menggunakan Kracht
Silat Kracht yang murni dan silat kracht campur sihir.
Hipnose - tidur buatan, ialah melatih kracht mata sampai kuat dan jauh.
Untuk menidurkan orang, yaitu pandangan orang yang menghipnotis dengan pandangan orang yang dihipnotis bertemu. Setelah tidur, barulah dikendalikan / digerakkan oleh orang yang menghipnotis.
Untuk menggerakkan benda-benda.
Benda-benda yang akan digerakkan itu terlebih dahulu diisi dengan kracht mata (dengan jalan pemusatan).
Magnitisme
Menggunakan kracht untuk menaruh sesuatu, kracht itu bisa juga disebut magnit hidup (bio magnetis).
Mesmerisme
Untuk menaklukan binatang buas.
Untuk melatih anjing herder (anjing kepolisian) krachtnya lebih besar dan terarah.
Krachtometrie
Untuk mengetahui sifat-sifat orang yang dimaksud dengan jalan meneliti kracht-nya yang melekat pada benda mati.






NOUNSME
Jin termasuk mahluk dari ruang dimensi keempat. Menurut Gazman (1809-1877), mahluk dalam ruang dimensi keempat memberi kesempatan kepada kita untuk dipelajari dan dimengerti, sehingga dapat diketahui sifat-sifatnya, walaupun mereka itu tidak dapat dilihat dengan mata sewajarnya.
Jin itu dapat menembus badan kita seperti halnya cahaya menembus hablur untuk menimbulkan kesejahteraan atau malapetaka, kesehatan atau kematian kepada kita dengan tidak kita ketahui atau perdulikan. (Maeterlinck-Het leven der ruinte).
Mahluk dari ruang dimensi ke-empat membantu para ahli telepati, hipnotis, magnetis, menghadirkan roh (spritualisme) dan melakukan hal-hal yang luar biasa, walaupun mereka sendiri tidak mengerti dan tidak disadarinya. (Hinto-Protectif Magis).
Noum berarti tipuan dari mahluk-mahluk ruang dimensi keempat yang melepaskan getaran-getaran bio-elektrisitas kepada medium. Dalam diri si medium timbul gejala-gejala, gejala-gejala ini ada yang berbentuk dan ada pula yang hanya dalam pandangan mata.
Dalam noum itu mempengaruhi pula pangkal syaraf pndangan dan ingatan dalam otak bagian belakang, hingga timbul khayalan-khayalan. Dengan noumisasi, noum itu dapat bermaterialisasi sampai dapat terlihat dan terpegang oleh orang-orang tertentu (yang mempunyai kekuatan daya sandi). Bentuk noum itupun berubah sesuai dengan sugesti medium dan sugesti pelaku.
Didalam masyarakat sering terjadi noumisasi itu seperti; bila kita yakin akan adanya mahluk jadi-jadian, maka mahluk ruang dimensi keempat membentuk noum dengan daya getarannya, maka ada beberapa orang yang menyaksikan harimau jadi-jadian tersebut. Maka yang kelihatan adalah noum yang bermaterialisasi.
Dalam hutan umpamanya, kita bersua dengan raksasa yang menakutkan, raksasa itu kita lawan, kita bunuh, raksasa menghilang dan keesokan harinya kedapatanlah bangkai katak. Katak itulah yang dijadikan noum oleh mahluk dari ruang dimensi ke-empat. Si A bergumul dengan jin, jin itu kalah, ketika itu terpeganglah sejenis belalang, ketika belalang itu dilepaskan ia menghilang, belalang itupun merupakan noum dari mahluk ruang dimensi ke-empat. (Marmarbella-Jenisme 234).
Hubungan apakah yang ada antara manusia dan jin ?
Hingga kini masih terdapat sisa-sisa kepercayaan orang dimasa lampau bahkan sering kita melihat upacara-upacara dikalangan orang yang beragama yang berbau takhayul dan khurafat yang ada sangkut pautnya dengan mahluk halus atau jin. Upacara penanaman kepala kerbau di tepi jembatan yang baru selesai dibangun, agar mahluk halus yang menetap disitu tidak meminta korban manusia; batu besar atau besarnya air sungai adakalanya dipandang angker, karena disitu ada mahluk halus yang gagah dan berkuasa.
Dan adapula yang mengatakan bahwa mahluk halus bisa memindahkan tubuh manusia, maka beromong dan bergerak lepas dari kemauan dan kehendak dirinya, dan mahluk halus dapat diminta bantuan atau pertolongannya. Untuk kepercayaan seperti itu ada bacaan-bacaan, beberapa isim atau jimat, yang dengannya dapat mencegah kejahatan mahluk halus atau yang dinamakan jin. Kedua pendapat atau kepercayaan itu sudah ada sejak jaman jahiliyyah dan sebagai hasil pemikiran atau faham manusia.
Yang Dibawa Oleh Rasul
Berdasarkan kitab yang diturunkan Allah, diantaranya Al Qur'an menyatakan adanya 'tsaqalain', yakni manusia dan jin. Jin adalah mahluk halus yang tidak dapat dilihat. Malaikat dan syetan termasuk golongan jin, sebab tidak dapat dilihat. Jannah artinya kebun. Janin artinya bayi dalam perut. Majnun artinya gila, itu adalah serumpun kata-kata jin. Sebab kebun terhalang dengan banyaknya pohon-pohonan; janin terhalang dari penglihatan karena adanya didalam rahim; dan yang gila otaknya itu terhalang.
Didalam Al Qur'an diterangkan bahwa mereka itu tidak lepas dari pertanggungan jawab tugas dan tuntutan. Firman Allah :
"Wahai golongan jin dan manusia bukanlah telah datang kepada kamu utusan-utusan dari antara kamu, yang menerangkan ayat-ayatKu dan memeperingatkan kamu tentang pertemuan hari ini (Qiamat) ?" (Q-S.Al An'am 13).
Dalam ayat diatas termaksud jelas manusia dan jin mempunyai tanggung jawab atas segala perbuatan dan segala usahanya, telah diberi peringatan dan telah diberi tuntunan.
Firman Allah :
"Wahai golongan jin dan manusia, bila kalian bisa menembus penjuru-penjuru ruang angkasa dan bumi silahkan tembus. Kalian tidak akan dapat menembusnya kecuali dengan kekuasaanNya".
Jin tidak dapat diistimewakan, hingga dapat pergi sekehendak hatinya, tidak memerlukan ilmu dan alat, dan segala perlengkapan yang diperlukan. Jin dan manusia sama, keduanya akan dituntut, dihisab, diselesaikan pada hari pembalasan hasil dari amal baik dan buruknya.
"Yaghrughu lakum ayyuhas tsaqulain" = kamu akan bertindak menyelesaikan (urusan kalian) wahai jin dan manusia.
Dan khusus untuk malaikat: "iaja'shuna'illaha ma amarohum wa yaf'aluna ma jumarun" = mereka tidak mashiyat kepada Allah, dan mereka kerjakan apa yang diperintahkan kepada mereka.
Malaikatpun tidak luput dari tugas, dan mereka taat dan tunduk, karena dalam Al-Qur'an diterangkan bahwa jin itu ada, tetapi tidak mengandung khurafat dan takhayul, diminta pertolongannya karena dipandang sakti, dapat melakukan hal-hal yang luar biasa, bahwa mereka dapat memberi tahu berita gaib, apa yang akan terjadi, dan menerima qodo dan qadar. Manusia yang gaib, luar dari kemampuan ilmu manusia, bila tidak dengan perantraan wahyu dari Allah. Mengingkari akan adanya berarti tidak percaya akan Al Qur'an. Agama menetapkan akan adanya, tetapi tidak membawa khurafat dan takhayul.
Kita diperingatkan supaya berlindung kepada Allah dari kejahatan dan bahaya was-was yang diselipkan kedada manusia oleh jin, dia selalu menunggu kelemahan jiwa dan iman untuk memasukkan jarum godaan, keraguan dan kewaswasan, sebab kepada orang yang kuat mereka tidak mampu melakukan gangguan ataupun godaannya.
Firman Allah :
"Tidak ada bagi kamu kekuasaan untuk menggoda mereka, serta dapat mengganggu orang yang mengikuti jejak langkah Kami dari antara orang yang mau sesat ...."
Dan syetan akan membela diri pada hari pembalasan....dan tidak bagiku sebarang kekuasaan (untuk mereka) hanya aku mengajak kamu, dan kamu menerima maka jangan menyalahkan aku,salahkan dirimu sendiri.
Diterangkan dalam Hadist, bahwa manusia menerima dua lammah, yaitu apa yang tergores dalam fikiran atau terkhatar dalam hati, bila hal itu perkara yang baik, itu adalah dari malaikat, bila ajakan jahat, kejahatan berwarna kebaikan, itu adalah dari syetan. Bila dari antara jin itu ada yang tidak tergolong kepada malaikat, maka mereka adalah mahluk Tuhan yang diminta pertanggungan jawab. Ada yang taat dan ada yang tidak taat tetapi bukan dewa, bukan sesuatu yang luar biasa kemampuannya, hingga manusia berlindung dari kejahatannya dengan jimat dan bacaanya. Dalam Al Qur'an dikisahkan, mereka menerangkan keadaan diri mereka (orang-orang sebelum Islam datang) kata mereka kepada kawan-kawannya, manusia dijaman itu mempercayai bahwa jin itu mempunyai kekuasaan (shultan) atas manusia, karenanya mereka minta tolong kepada manusia menggunakan jin sebagai khadam, dan dapat mendengarkan omongan jin dengan kawannya. Dan karenanya banyak rahasia-rahasia Tuhan bocor, diterima dari jin, sebab jin berkuasa untuk mengetahui hal-hal yang gaib dan hal-hal yang akan terjadi, dan akhirnya jin mengatakan : "Dan sesungguhnya kami(jin) tidak tahu apa yang dikehendaki (Tuhan) apakah keburukan yang ditimpakan kepada orang yang ada di bumi ini atau sebaliknya, dikehendaki mereka dapat pimpinan".
Jelas jin tidak mengetahui hal-hal yang gaib, dan orang yang mengaku dapat mengetahui karena diberitahu oleh jin itu, semata-mata hanya omong kosong. Karenanya tidak mungkin ada manusia yang dapat kawin dengan jin, akan tetapi dalam kitab-kitab fikih banyak masalah itu sekedar ujian.






KESIMPULAN
Krachtologi bukan ilmu gaib, sebab krachtnya sendiri bukan barang gaib, sebab dapat dirasakan dan dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron.
Mempelajari krachtologi bukan mempelajari sihir, tetapi melatih kracht agar menjadi besar dan ruangannya menjadi luas.
Untuk mengetahui perbedaannya dengan sihir dapat dibaca sendiri dalam kitab Soal-Jawab karangan A Hassan, Jilid II, Halaman 1284






BUNG KARNO BELAJAR PENCA (SILAT)
Diterjemahkan oleh M. Fadilah
Sumber Mangle No. 799 / 1981
Ketika kejadian sumpah pemuda 28 Oktober 1928, para tokoh pemuda pejuang bangsa
Indonesia yang berada di Bandung banyak yang belajar maenpo (silat). Tidak heran
sebab silat selain alah satu kebudayaan bangsa, juga merupakan ketrampilan yang
besar manfaatnya untuk menjaga diri. Banyak macam silat di daerah sunda namun dari
sekian macam-macam silat namun hanya ada satu silat yang dapat mengungkapkan
rahasia tenaga yang berasal dari Cianjur yang dipimpin ajengan RH Ibrahim yang hidup
antara th 1840 sampai th 1900 dengan nama silat Cikaretan. Salah seorang muridnya
yang berbakat dan disayang yaitu Nampon, bahkan setelah RH Ibrahim meninggal,
tinggal Nampon yang meneruskan silat Cikaretan.

Mengadu Kekuatan
Nampon mengajarkan ilmunya di daerah Ciburial Padalarang. Semenjak itulah silatnya
disebut silat Nampon. Dalam pengajarannya dilakukan secara sembunyi-senbunyi agar
supaya tidak diketahui oleh Belanda. Pada waktu itu di Bandung ada pendekar yang
bernama Tamim Mahmud yang tinggal di Jl. Kopo. Dia sudah berguru dibeberapa
perguruan silat dan sudah lazimnya pada waktu itu para pesilat sering mengadu
kekuatan. Tamim Mahmud juga sudah menjajal kemampuannya ke beberapa pendekar
silat, tetapi tidak ada yang mampu mengalahkan dia. Kebetulan pada waktu itu dia
mendengar kabar di daerah Padalarang ada perguruan silat yang berbeda dari yang
lain. Tidak ditunggu-tunggu lagi, dia menemui Nampon di perguruannya.
Namun bagaimana adu kekuatan berlangsung tidak ada beritanya, yang didapatkan
adalah Tamim Mahmud menyerah kalah kepada Nampon. Demikian luar biasa
ampuhnya silat nampon, bagaimana tidak setiap Tamim Mahmud mendekati musuhnya,
dia sudah jatuh duluan. Beberapa kali dia jatuh, bangun lagi sambil memasang kuda-kuda,
tetapi setiap menerkam atau memukul lawan dia jatuh lagi jatuh ladi. Sampai
akhirnya Tamim Mahmud mengakui kekalahannya bahkan selanjutnya berguru pada
Nampon.
Pada tahun 1937, Bapak Nampon mengajarkan ilmunya tidalk lagi di Padalarang tetapi
pindah ke jalan Kopo tempatnya Tamim Mahmud. Pada waktu itu perguruan sudah
menggunakan nama Tri Rasa dengan murid-muridnya kebanyakan dari kalangan
mahasiswa.

Bung Karno dan Moh. Natsir
Mahasiswa yang belajar silat ditempat itu kebanyakan mahasiswa THS, Siswa Kweek
School, AMS MULO, Arabach Scholl, HBS dan OSVIA. Pada wakatu itulah Bung Karno
dan Moh. Natsir belajar silat. Namun apa maksudnya Bung Karno belajar silat apakah
hanya untuk mengisi waktu saja atau sengaja untuk menjaga diri. Namun yang jelas
dia belajar silat bahkan mampu sampai mengeluarkan tenaga dalam. Tokoh lainnya
yang belajar TRIRASA di antaranya Gusti Husaini ( sekarang dokter spesialis mata),
Syarif Jaya (sekarang dokter di jalan Pungkur) dan Dr Muryani, semua muridnya
tersebar di beberapa tempat, begitu menurut keterangan Yusuf Teja Sukmana, putera
tunggal Pak Tamim Mahmud (alm).











Sejarah
Edisi 7 August 2000
Nampon (Alm) 1888-1962
Pendiri dan guru Ilmu Penca Silat aliran Nampon.dilahirkan di Ciamis.
Nampon berasal dari Banjar kampung Limasnunggal desa Banjar patroman
Berkedudukan/tinggal di Padalarang hingga tahun 1962
Meninggal pada usia 74 tahun di Desa Margajaya Jalan Margajaya Kampung Babakan Caringin desa Margajaya, kecamatan Ngamprah Kota Padalarang dan mendapat penghargaan pemerintah sebagai Perintis Kemerdekaan.
Istri berasal dari Banten
Pegawai perusahaan kereta api dizaman belanda, pada tahun 1902 Setelah belajar
diberbagai perguruan, Nampon belajar di Cianjur kepada Embah Khair pendiri aliran Cimande. Pada 1902, setelah wafatnya guru , Nampon menjadi guru di perguruan Cikalong. Selain belajar, Nampon banyak bergaul dengan pendekar dari berbagai dearah, termasuk Bang Kari dan Bang Madi di Jakarta.
Selama bekerja sebagai pegawai Jawatan Kereta Api Belanda Alm Nampon sudah memperlihatkan sikapnya sebagai anti penjajah, membenci karena sering melihat penderitaan orang sebangsanya di eksploitasi, dan direndahkan.
Dia tidak takut menunjukkan kebenciannya terhadap Belanda, sehingga dicap sebagai pengacau dan dianggap membahayakan Jawatan Kereta Api. Dan akhirnya dilepas dari kedinasannya .
Alm Nampon sejak keluar sering keluar masuk penjara karena tidak takut melawan pihak Belanda.
Justru karena sering masuk keluar bui, Alm Nampon berhasil membuahkan aliran silat bertenaga dalam. 10 jurus gabungan dari seluruh pelajaran dan pengalamnnya.

Aliran Kari dan Madi
Bang Kari dari Jakarta terkenal dengan teknik gabungan "potong"dan sikut yang mampu menjatuhkan lawan, Nampon terkagum pada tekniknya Bang Kari saat dia sedang latihan rapetan dengan seseorang , tatkala tiba tiba Bang Kari menjatuhkan lawannya dengan cara membalas serangan lawan dengan sikut yang melukai berat dan melumpuhkan lawan.
Sedangkan Bang Madi juga asal Jakarta terkenal membalas serangan lawan dengan teknik mematahkan siku lengan lawan dengan Giles.

Aliran Leleusan/Tantungan leleus- Embah Khair
Embah Khair pencipta aliran leleusan .
Gerakan lemas kaki dengan menggantungkan sebelah kaki dengan lemah secara bergantian.
Dari gerakan lambat , kaki bergantian dipercepat gerakannya.
Leleusan dikenal untuk merasakan tenaga lawan tanpa melihat lawan.
Dengan badan berdiri diatas satu kaki yang lemas, suber serangan tenaga lawan dapat dirasakan.Aliran ini juga dikenal dengan timbangan.
Suatu hari seorang Cina datang kedaerah Cianjur, untuk menantang Embah Khair karena didengarnya Embah Khair adalah jagoan "Tanah Jawa".
Merendah dia menolak dan mengatakan didaerah itu tidak ada jagoan.
Karena didesak terus akhirnya dia menerima tantangan.
Berkali kali diserang Embah Khair mengelak. Semakin kesal , Cina tersebut semakin bertubi tubi. Akhirnya Embah Khair mengelak colokan Cina, dan jejarinya Cina menancap dipohon Pinang. Seketikajejarinya dikunci dan badannya diikiat oleh selendangnya/kerembang Embah Khair kepohon pinang hinga tidak bisa bergerak.
Cina berteriak minta dilepas dan dibiarkan oleh Embah Khair.
Berjam jam dia meronta ronta hingga akhirnya lemas kehabisan tenaga.
Akhirnya Cina menyerah kalah, dan mulai belajar pada Embah Khair.
Cina bersumpah " 7 keturunannya saya tidak akan menyerang orang Indonesia"
Sejak saat itu daerah tersebut dinamakan daerah Cimande.
Dari Embah Khair Uwa Nampon belajar Jurus Gebreg dan Leleusan.
Istri Embah Khair bernama Uyut Ursi memiliki kepandaian penca silat yang sama dengan Embah Khair.
Salah satu keahlian Embah Khair dalam menggali Penca Silat adalah mempelajari gerakan binatang buas termasuk Macan Monyet, sehingga menciptakan aliran Pamacan dan Pamonyet. Embah Khair mengamati bagaimana binatang binatang berkelahi saling membunuh mati kehabisan nafas.

Paguron Penca Silat Nampon didirikan 1932 sebagai rasa syukur
Sejak lama Nampon berniat bahwa apabila dia dianugrahkan anak putra laki laki, sebagai tanda syukur atas lahirnya anak putra pertama, Nampon akan memberikan ilmunya kepada siapapun yang membutuhkannya. Pesannya"jangan takut, dan jangan tidak takut"
Akhirnya pada 1932, sesaat setelah kelahiran putranya yang pertama. Dia berlari ke pasar didepan stasiun kereta api Padalarang yang sedang ramai. Dia berteriak teriak seperti orang yang gila. Berteriak minta dipukuli oleh siapapun, boleh dengan senjata apapun. Disangka gila ada seseorang yang akan memukul runtuhkan Nampon. Gagal dipukul dia gunakan golok. Bukannya menaklukkan Nampon, bahkan orang tersebut terpental-pental setiap kali menyerang Nampon.
Menyerahlah orang itu, dan minta belajar kepada Nampon ilmu penca silat Nampon. Itulah murid pertama Nampon. Orang dari luar lingkungan keluarga Nampon sendiri. Sejak itu banyak pesilat dan murid yang belajar silat aliran Nampon. Pada tahun itulah mulai belajar Bapak Setia Muchlis, Guru yang masih turut aktif membina PPSN hari ini.

Lahirnya Penca Silat yang berbeda dari lainya
Sejak awal abad 20 tahun 1930an Penca silat di Jawa Barat semakin berkembang subur menjadi terbuka untuk orang luar bukan saja hanya yang berasal dari pesantren pesantren
Berbagai aliran penca silat bertemu di daerah seputar Cianjur Cikalong, Cimande, dan Cikaret. Bercampur saling memperkaya .
Pada masa itu terjadilah pengembangan munculnya penemuan penemuan baru penca silat aliran baru mulai semakin dibicarakan dimasyarakat persilatan termasuk jurus jurus rahasia Cikalong. Alm Nampon karena berasal dari keluarga rakyat biasa tidaklah dicatat dalam buku buku sejarah persilatan .
Ketika kejadian sumpah pemuda 28 Oktober 1928, para tokoh pemuda pejuang bangsa Indonesia yang berada di Bandung banyak yang belajar maenpo (silat). Tidak heran sebab silat selain salah satu kebudayaan bangsa, juga merupakan ketrampilan yang besar manfaatnya untuk menjaga diri. Banyak macam silat di daerah sunda namun dari sekian macam-macam silat namun hanya ada satu silat yang dapat mengungkapkan rahasia tenaga yang berasal dari Cianjur yang dipimpin ajengan RH Ibrahim yang hidup antara th 1840 sampai th 1900 dengan nama silat Cikaretan. Salah seorang muridnya yang berbakat dan disayang yaitu Nampon, bahkan setelah RH Ibrahim meninggal, tinggal Nampon yang meneruskan silat Cikaretan.

Jurus Gebreg Nampon (Gerakan regenerasi bersama)
Ciptaan Alm Embah Khair diturunkan kepada Uwa Nampon hasil pelajaran Alm Nampon yang puluhan tahun, menghasilkan gerakan yang berbeda dari lain dan berlandaskan sikap pandang Alm Nampon yang khas.
Apabila penca silat yang lainnya merupakan rangkaian gerakan dengan mengangkat kaki
Alm Nampon mencipatkan Gerak langkah merapat kaki selalu ditanah.
Dengan dasar 10 macam gerak penca.
Berlainan dgn jurus penca silat lain, Aliran Alm Nampon berpusat didada sehingga gerak ditangan serasa kosong.
Berorientasi pada kesamaan gerak. Dari seluruh organ anggota tubuh tangan kaki, dada
Tenaga otot dipusatkan di Otot dada dan walikat, dan gerak diakhiri dengan kesamaan tindak laku otot didada tangan kaki sabet digabreg
Dengan dasar yang khas inilah Jurus khas ini akhirnya dikenal dengan sebutan Jurus Gebreg (Singakatan dari gerakan Regenerasi Bersama).
Karena terkenal dengan gaya Penca Silat yang khas dan baru, muncul berbagai sebutan
Ada yang menamakan Ulin nampon, ada juga yang menamakannya Stroom, Timbangan, Spierkracht/tenaga dalam. Nama Spierkracht saat itu banyak dikenal sampai ke Jateng, Jatim sebagai nama penca silat ciptaan Alm Nampon
Sebagai pesilat yang mulai dikenal memiliki tenaga yang aneh, Nampon sering diuji dan ditantang oleh pendekar dari banyak daerah. Suatu hari dia berkunjung ke daerah Tegalega kota Bandung. Sedang bersilaturahmi dirumah kawannya,duduk sambil berdiskusi, tiba tiba masuk seorang tidak dikenal mengaku jawara Banten dan bertanya kepada Tuan Rumah , "Saya mendapat kabar adanya jagoan terkenal dirumah ini, dan saya ingin coba kebolehannya adu ilmu silat saya!".
Nampon yang kecil badan berdiam, mendahului tuan rumah serta mengatakan "saya tidak tahu siapa yang anda maksud, dirumah ini tidak ada yang jago silat". Si jawara Banten berdiam tetap duduk disitu. Saat itu masuk anak kecil yang tidak tahu permasalahan dan naïf, langsung menciumi tangan Nampon serta menyebutkan nama "Eh Uwa Nampon sumping" Orang yang tidak diundang langsung berteriak "Nah kan betul ada jagoan disini, kau Nampon.. pembohong". Seketika menantang" Ayo keluar saya mau bunuh kau pembohong !".
Merendah, berkali kali ditantang Nampon tetap menjawab tidak bersedia. Akhirnya Nampon terpaksa menyanggupi dengan jaminan apabila dia mati, keluarganya akan ditanggung oleh yang menang. Apabila dia kalah maka Nampon tidak perlu menanggung apapun.
Diserang berkali kali tidak mampu mengenai Nampon, semakin panas emosinya dan amarah.
Pada saat yang tepat inilah Nampon mengeluarkan ilmunya dan lawannya terpental jatuh dan tidak bangun lagi pingsan. Setelah sadar, orang tidak dikenal tersebut mengaku kalah, dan minta belajar Ilmu Nampon.

Alm Kiagoes Mahmoed Thamim ?Pendiri Paguyuban Penca Nampon Trirasa Bandung 1902-1982
Dilahirkan di Bandung tahun 1902, Alm Kiagoes Mahmoed Thamim, sejak kecil hobbynya adalah bermain penca silat. Alm KM Thamim setelah tamat sekolah, bekerja di berbagai lokasi di Jawa Barat sehingga berkesempatan belajar di berbagai perguruan termasuk Cikalong, Cikaret, Cimande. Bakatnya sudah terlihat sejak remaja dimana
KM Thamim berani menguji berbagai pendekar yang terkenal di Bandung.
Pernah setelah menikah, isterinya yang melarang dia pergi untuk bertanding.lagi, dengan alasan bekerja, dasar pendekar, dia diam diam pergi menguji seorang pendekar yang mulai dikenal di kota bandung. Pulang pulang dia dimarahi istrinya hingga harus tidur di depan beranda rumahnya, dengan kedua matanya biru habis bertanding.
Sejak 1932 Nampon mengajarkan ilmunya di daerah Ciburial Padalarang. Semenjak itulah silatnya disebut silat Nampon. Dalam pengajarannya dilakukan secara sembunyi-senbunyi agar supaya tidak diketahui oleh Belanda. Pada waktu itu di Bandung ada pendekar yang bernama Tamim Mahmud yang tinggal di Jl. Kopo. Dia sudah berguru dibeberapa perguruan silat dan sudah lazimnya pada waktu itu para pesilat sering mengadu kekuatan. Tamim Mahmud juga sudah menjajal kemampuannya ke beberapa pendekar silat, tetapi tidak ada yang mampu mengalahkan dia. Kebetulan pada waktu itu dia mendengar kabar di daerah Padalarang ada perguruan silat yang berbeda dari yang lain. Tidak ditunggu-tunggu lagi, dia menemui Nampon di perguruannya.

Alm KM Thamim, langsung menyatakan ingin menguji kebolehan Uwa Nampon yang terkenal dengan Spierkrachtnya. Alm Uwa Nampon tersenyum, sambil mempersilahkan KM Thamim menyerangnya. Berbagai serangan selalu berhasil dipatahkan. Pemuda yang bernama KM Thamim, kesal karena tidak merasakan adanya apa yang dinamakan Spierkracht. " Ach? Memang tidak ada?apa apa "
Seketika Uwa Nampon Alm menampar KM Thamim yang sedang kesal.
Kaget dan marah karena berhasil kena ditampar, KM Thamim bangkit amarahnya menyerang. Disaat itulah Ilmu Spierkracht dikeluarkan?.
Namun bagaimana adu kekuatan berlangsung tidak ada beritanya, yang didapatkan adalah Tamim Mahmud menyerah kalah kepada Nampon.
Demikian luar biasa ampuhnya silat nampon, bagaimana tidak setiap Tamim Mahmud mendekati musuhnya, dia sudah jatuh duluan. Beberapa kali dia jatuh, bangun lagi sambil memasang kuda-kuda, tetapi setiap menerkam atau memukul lawan dia jatuh lagi jatuh lagi. Sampai akhirnya Tamim Mahmud mengakui kekalahannya bahkan selanjutnya berguru pada Nampon tahun 1932.
Selama belajar, Alm Nampon sudah menaruh perhatian besar kepada Alm KM Tamim karena kemahiran dan kemampuannya menyerap Ilmu Nampon. Setahap demi setahap Alm KM Tamim ditingkatkan dari murid menjadi pelatih. Atas sepengetahuan Alm Nampon, Alm KM Tamim diizinkan mulai melatih di beberapa padepokan binaan Alm Nampon di Situ Aksan, Cibadak,Babakan Ciamis, dan di jalan Situsaeur dirumahnya
Embah Lebek. Pada tahun 1937 Alm Nampon akhirnya mengizinkan Alm KM Tamim mendirikan padepokan sendiri dan mengajar dibawah bimbingan Guru Alm Nampon di tempat tinggalnya Uwa KM Tamim sendiri. Sejak saat itu lahirlah Paguron Penca Silat Nampon Trirasa yang kini banyak dikenal dengan Trirasa Jalan Kopo 144. salah satu pengurus paguron Penca Silat Nampon Trirasa adalah Putra Alm KM Tamim yaitu Joesoef Tedjasukmana yang menjabat sebagai Sekretaris pertama Padepokan Nampon Trirasa.
Oleh karena Padepokan Nampon di Padalarang sering diintai oleh Belanda dan dicurigai sebagai tempat kumpulnya pemberontak ; pada tahun 1937, Bapak Alm Nampon mengajarkan ilmunya tidak lagi di Padalarang tetapi pindah ke Jalan Kopo 144 (dahulu Situsaeur) tempatnya Alm KM Tamim . Pada waktu itu perguruan sudah menggunakan nama Tri Rasa dengan murid-muridnya kebanyakan dari kalangan mahasiswa.

Bung Karno dan Moh. Natsir 1942
Pada 1942 mahasiswa yang belajar silat ditempat itu kebanyakan mahasiswa THS, Siswa Kweek School, AMS MULO, Arabach School, HBS dan OSVIA. Pada waktu itulah Bung Karno dan Moh. Natsir belajar silat. Namun apa maksudnya Bung Karno belajar silat apakah hanya untuk mengisi waktu saja atau sengaja untuk menjaga diri. Namun yang jelas dia belajar silat bahkan mampu sampai mengeluarkan tenaga dalam.
Kita mengetahui dari sejarah, percobaan pembunuhan beberapa kali yang gagal atas mantan Presiden RI yang pertama, termasuk penembakan saat shalat Jum?at di Mesjid Istana, dan penggranatan di Sekolah Cikini. Ketika ditanya oleh salah satu murid mengenai kejadian itu Uwa Nampon hanya menjawab, "Ya?itulah Ilmu Nampon?.dan kamu belajarlah baik baik Ilmu yang saya ajarkan?.Inya Allah selamat" tutur Nampon kepada muridnya.
Tokoh lainnya yang belajar TRIRASA di antaranya Alm Gusti Husaini ( Dokter spesialis mata), Syarif Jaya (dahulu Dokter di jalan Pungkur) dan Dr Muryani, semua muridnya tersebar di berbagai tempat.
Di zaman Bung Karno dan Moh. Natsir belajar ilmu silat, banyak juga anak-anak yang belajar, dengan demikian yang belajar silat dibagi menjadi dua yaitu golongan dewasa dan anak-anak. Untuk anak-anak sudah di ciptakan silat "kembangan dan buah" seperti umumnya silat yang lainnya yaitu menggunakan kendang. Silat TRIRASA ada 10 jurus, untuk anak-anak dimasukkan unsur-unsur halus yang mengambil dari jurus Sabandar (nama daerah di Cianjur, kenang-kenangan ketika Pak Nampon berguru ke
Ajengan RH Ibrahim serta jurus Kari dan Madi (Kari dan Madi, keduanya orang Betawi, sahabat seperguruan Pak Nampon).
Dalam perkembangannya ketika itu banyak kaum terpelajar dan tokoh-tokoh pergerakan yang belajar silat kepada uwa Nampon dengan cara sembunyi-sembunyi karena apabila ketahuan akan ditangkap oleh Belanda. Sedangkan Uwa Nampon sendiripun sebagai tokoh pergerakan telah berani mengambil resiko untuk ditangkap sehingga sering keluar ? masuk bui. Bahkan pada masa pendudukan Jepang, banyak serdadu Jepang yang belajar pada beliau.
Sejak Perang kemerdekaan, dan dikarenakan sebagian besar murid Alm Nampon dan KM Tamim menjadi pejuang, dan prajurit, padepokan dibawah binaan Nampon dan Alm KM Tamim dinon aktifkan.

H Setia Muchlis ? Pendiri Paguron Penca Silat Kiwari
H Setya Muchlis belajar Ilmu Nampon mulai 1932 dibimbing langsung oleh Uwa Nampon.
Sebagai seorang prajurit beliau sangat memahami arti dari Ilmu Penca Silat Nampon dan manfaatnya bagi keselamatan dan keamanan dirinya. Dibawah ini pengalaman yang paling mengesankan dalam pemanfaatan Ilmu Nampon;
Saat revolusi 1947, sebagai komandan pleton, dalam rangka perlawanan diwilayah bandung selatan, berhasil mengumpulkan senjata dari sisa tentara Jepang.
Kemungkinan karena keberhasilan nya, ada yang iri dan dendam padanya. Dia dan beberapa kawan ditahan untuk diinterogasi oleh TNI di Jl Cihampelas..
Malam hari, saat H Setia Muchlis mau buang air kecil, diluar rumah, dibelakang mendengar suara/bunyi klik beberapa kali. Setelah masuk kembali, ada seorang penjaga menghampiri dan memberitahukan/mengucapkan "Selamat,"
Dari pernyataan penjaga itu dia menyadari bahwa dia hampir mati terbunuh. Sebenarnya saat buang air kecil diluar dia ditembak oleh pengkhianat yang iri hati dan dendam padanya . Memang Allah SWT masih melindunginya dan tembakan itu tidak berhasil karena senjata tidak meletus. Malam harinya, dia dan kawan2 memutuskan kabur. Saat malam hari,jam 03:00 masih ngobrol2. Kawan2 ragu dan ingin membatalkan, H Setia Muchlis yakin bahwa bia dia terus disana, pasti akan dibunuh keesokan harinya. Dengan memohon pada Allah SWT; setelah pasang harkatan, para penjaga tertidur.H Setia Muchlis dan kawan kawan berhasil melarikan diri dan diujung jalan Cihampelas mereka berpisah untuk menghilangkan jejak..
Salah satu pengalaman yang berkesan lainnya adalah saat H Setia Muchlis mendapat tugas disekitar wilayahnya . Saat itu ada laporan mendadak akan terjadi serangan musuh didekat rumah., H Setia Muchlis menyiapkan pasukannya menghadang musuh yang diketahui melebihi kekuatannya di dekat rumah di Suka mukti Bandung Selatan. . H Setia Muchlis menyadari bahwa dia terjepit karena lokasi dia yang terbuka, pasukannya menjadi sasaran empuk tanpa perlindungan dan akan habis dibantai.
Dengan tenang dan pasrah pada Allah SWT , dia menggunakan harkatannya dan segala pengetahuan Ilmu Namponnya. Ketika serbuan tiba H Setia Muchlis menangkis serangan musuh Belanda, mereka memukul pasukannya dengan bertubi-tubi tembakan, serangan mortir dan granat. Semuanya tidak berhasil menembus pertahanan H Setia Muchlis . Akhirnya musuh mundur dan pasukan H Setia Muchlis lolos tanpa korban, dan tidak ada tembakan yang mengenai dia dan pasukannya.
Setelah revolusi selesai?. saat H Setia Muchlis menyebrang jalan, tiba2 motor Harley Davidson akan menabraknya, refleks memasang harkatan. Pengendara dan pembonceng terpelanting sommersault berkali2. Patah tulang. H Setia Muchlis lolos hanya sobek celana.
Beberapa waktu lalu, ada 2 maling tertangkap basah tertidur dihalaman rumah. Mereka masih tertidur saat polisi dating. Begitu pulasnya tidur harus dibangunkan setelah diguyur air.
Kini H Setia Muchlis sebagai Dewan Guru, terus mengabdikan dirinya pada pengembangan agama dan Penca Silat Nampon. Belaiu terus tanpa lelah mendorong para pemuda/I mendalami Ilmu Nampon, dibarengi dengan pendalaman agamanya guna mendapatkan keseimbangan yang baik jasmani rohani dalam menjalani hidup didunia dan akhirat. H Setia Muchlis kini aktif mengasuh lebih dari 10 padepokan di daerah Sukamukti, dan Soreang Bandung Selatan.
Salah satu amanat Uwa Nampon yang sangat dia ingat dan kini dia teruskan kepada segenap murid PPSN untuk dihayati dan amalkan adalah" Lindungilah yang dianiaya dan lindungilah yang menganiaya"

H. Joesoef Tedjasukmana Tamim (Putra Alm KM Tamim)
Bapak Joesoef Tedja Soekmana putra tertua Alm KM Tamim yang pertama kali belajar menari ketika berumur 10 tahun sekarang dosen tari di ASTI/IKI Bandung .
Bapak H Joesoef belajar langsung penca silat Tenaga Dalam dari Uwa Nampon.
Dia dapat disebut adik seperguruan Bung Karno dan Moh. Natsir di perguruan TRI RASA, bahkan adik seperguruan ayahnya yaitu Alm KM Tamim. Pada waktu itu pakaian perguruan TRI RASA warnanya merah putih yaitu bajunya berwarna merah, celana pangsi berwarna putih dan sabuk berwarna hijau.
Tahun 1960 ayah H Joesoef - Alm KM Tamim menghidupkan kembali perguruan
TRI RASA, awalnya pada tahun 1963 jaman KAPPI dan KAMI perguruan TRI RASA ramai kembali, kebanyakan muridnya mahasiswa seperti dari ITB, UNPAD dan UNPAR. Ada juga mahasiswa dari Malaysia, Thailand bahkan Jerman, siapapun diterima cuma syaratnya adalah beragama Islam.

Pembangunan kelembagaan PPSN
Alm Nampon sebagai Guru senantiasa menekankan bahwa Ilmu Nampon perlu dilestarikan, diajarkan kepada mereka yang membutuhkannya secara selektif. Beliau mengutamakan kualitas daripada kuantitas. "Sebarkanlah Ilmu ini keseluruh Indonesia kepada mereka yang membutuhkan" demikian amanat Alm Nampon kepada Alm KM Tamim, yang dipercayakan membina dan membangun padepokan Nampon Trirasa di Jalan Kopo (dahulu Situsauer).
Penca Silat sebagai ilmu secara tradisi diajarkan langsung dibawah bimbingan Guru.
Dimasa lalu Peguron sepenuhnya dibawah pengabdian dan pertanggungan jawaban Guru. Mengelola, melaksanakan,mengembangkan Ilmu sekaligus organisasi dibawah kebijakan Guru. Peguron berkembangsubur berkat pengabdian tulus dari para Guru, amal ibadahnya dalam memberi arti dalam kehidupannya sebagai mahluk yang bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa. Ilmu dan Organisasi menjadi satu.
Perguruan Penca Silat Nampon Trirasa yang banyak beranggotakan mahasiswa, dan pelajar mulai merintis suatu perguruan yang dikelola semakin baik .
Disadari oleh para guru dan anggotanya , bahwa dalam perjalanan waktu perguruan penca silat perlu pengembangan serta penyesuaian tatanan mengikuti perubahan, sehingga mampu senantiasa menempatkan Ilmu Nampon Trirasa bermanfaat bagi masyarakat dan bangsanya .
Alm KM Tamim melihat bahwa dimasa mendatang paguron diharapkan dapat dikelola oleh Guru dan pelatih sebagai penanggung jawab Ke ilmuan didampingi oleh pengelola Organisasi secara baik, dengan tetap berpegang pada nilai ? nilai luhur serta sikap pandang Nampon . Memutar roda usaha Peguron secara efektif dan efisien, serta standar ? tatakrama, tatacara dilandasi semangat kekeluargaan, terbuka, saling memajukan, dan saling melindungi. Saling didengar dan saling mendengar. Dengan cara inilah diharapkan ahwa Ilmu Nampon dapat diteruskembangkan oleh para gurunya, secara berkesinambungan dan berkelanjutan sepanjang zaman.
Mulai saat itulah kita mulai mengalami organisasi Penca Silat Nampon Trirasa.

Paguyuban Penca Silat Nampon Trirasa Bandung ?1940
Sejak pembukaan di tahun 1937, baru pada tahun 1940 disahkan kepengurusan untuk pertama kali.
Dinamakan Paguyuban Penca Silat Nampon Trirasa Bandung
Mulai saat itu , kepengurusan sudah dirintis pengembangan dengan pembagian tugas dan tanggng jawab bersama antara Keilmuan dibawah tanggung jawab Guru didukung Organisasi dengan pengurus lainnya yang terdiri dari murid dan anggota.
Golongan Dewasa & Remaja susunan pengurus adalah :
Ketua: Oedes Sorjana
Wakli Ketua: Koerniali
Sekretaris: Oe Joesoef Tedjasukmana Tamim
Bendahari: R. Entoh Rasidi
Komisaris: Pathi
Guru Jurus & Kembang: Papih Denlop
Bapak Eki
Guru Usik-usikan/Rapatan & Bapak KM Tamim Mahmud
Metode Tenaga Dalam

PERSATUAN PENCA SILAT NAMPON ( P.P.S.N ) 1953
Pada 1 Desember, 1953 organisasi dimekarkan dengan perubahan nama menjadi
Pusat PERSATUAN PENCA SILAT NAMPON disingkat P.P.S.N. dengan nama-nama
anggota Pengurusnya sebagai berikut :
Pengurus Pusat terdiri dari :
Ketua : Darma Wirama
Wk. Ketua : S. Hardjasomantri
Wk. Ketua : R. Soewirdjo
Sekretaris : R. Soewirdjo
Bendahari : R. Lamria (I), Muchtar (II)
Pembantu2 : 1. R. Gumiwang
2. A. Sambassaputra
3. E. Diraatmadja
4. E. Adung
Pembantu-pembantu yang bertugas penghubung di daerah- daerah/tempat-tempat :
1. Achmad Basah
13. Wikarta
2. Rd. O. Darmakusumah
14. Atma
3. Tardjian
15. Achmad
4. Tarmidi
16. Karta
5. M. Sukasman
17. Hadji Djarkasih
6. Rachmat
18. Mirta
7. U h I
19. K.M. Tamim
8. Suhadi Wirasubrata
20. Udin
9. Undang Sukria
21. Tjutju
Sarodji
22. Chaeroni
Soma
23. Aleh Saleh
Ms. Oon
24. Oetjoep Joesoef

Perguruan penca silat berakar aliran Nampon
Raga Jati di - Banyumas pimpinan Bapak Khaironi, Bapak Harno
Jurus Penyadar ? JSP Tegal pimpinan Bapak Wakri
Tanpa Nama ? Semarang pimpinan Bapak Achmad Tarmidi,memiliki pemondokan Pondok Baru.






Tujuan dan makna pendalaman ilmu
The aims and meanings of learning in depth of the arts
Penyelarasan Kekuatan Jiwa dan Raga ( Keselarasan Jiwa Raga )
Harmonizing the Strength of Spirit and Body (Spirit - Body Harmony)
Penyatuan dengan Kekuatan Alam ( Kesatuan Kekuatan Alam )
Unity with the Strength of the Nature (The Nature Strength Unity)
Kewaspadaan ( Tahu ada tekanan dari luar/lawan )
Alertness (indicate the pressure from external forces/opponent)
Menetralisir Kekuatan Lawan
Neutralize the opponent's strength
Mengenal Ruang dan Waktu
Recognize Space and Time
Penyembuhan diri dan orang lain
Self Healing and for the others
Penyerahan Diri / Zen / Kepasrahan
Self Surrender






Pelajaran
Penguasaan gerak,nafas dan rasa menjadikan tenaga dalam guna penyaluran sesuai dengan kebutuhan. Ilmu Bela Diri diutamakan bagi pemangunan manusia yang bersahabat,mempererat kekeluargaan, serta pencipta lingkungan aman, rukun dan damai. Pelajaran tidak diperkenankan mencoba-coba diluar peguron.
Pelajaran diselenggarakan dalam 3 tingkat dan dapat dilanjutkan dengan tingkat khusus. Setiap tingkat diperlukan Satu tahun .
Tingkat I. Penguasaan inti tenaga dalam diri sendiri.Merasakan tenaga
orang lain. Merasakan jatuh.
Tingkat II Penguasaan tenaga untuk menyalurkan tenaga dalam dan Menjatuhkan orang lain. Pengobatan Alternatif , Perlindungan, Pengamanan bagi orang lain,benda, dan ruang.
Tingkat III Penguasaan Tenaga Dalam untuk Tidak Jatuh – tidak terserang tenaga dalam orang lain.
Tingkat Khusus Pendalaman, penyiapan calon guru.
Lihat Juga :
Kurikulum





ISI PELAJARAN PPSN












10 Jurus Gebreg Asli
10 Jurus Tenaga Dalam - Pengembangan
Tangtungan Leuleus - Gerak Sahbandar
Peupeuhan - Gerak Karimadi
Silat Kembang / Seni Ibing Penca










MARGALUYU PUSAT

Gerak Badan Margaluyu Pusat adalah satu diantara banyak pusat-pusat pelatihan yang pada hakekatnya untuk melestarikan warisan para leluhur yang telah menurunkan ilmu, dalam upaya menjaga keselamatan lahir dan bathin, dunia dan akherat dengan ridhlo Allah SWT melalui latih diri untuk membangkitkan tenaga dalam yang dimiliki oleh setiap orang. Dampak nyata yang terlihat adalah badan jasmani yang sehat serta percaya diri yang kuat
Evolusi kesadaran dan Kecerdasan
Disadari atau tidak, bahwa telah terjadi evolusi didalam diri setiap orang.Kemajuan perkembangan kepribadian seseorang, adalah suatu yang kasat mata dan kasat rasa, dimulai dari mengandalkan insting sewaktu masih balita, sampai dengan menggunakan kecerdasan yang bersesuaian dengan usia fisik. Kejadian seperti ini secara sederhana kita sebut dengan evolusi kesadaran.Evolusi Kesadaran selalu berbanding lurus dengan kecerdasan. Percepatan Evolusi kesadaran membuat seseorang memiliki Inteligent advantage comparation. Karena Evolusi Kesadaran kecepatan geraknya tidak sama pada setiap orang.Pendidikan formal berperan untuk memacu evolusi kesadaran agar memiliki kecerdasan fisik / Inteligent Quotient (IQ). Lingkungan sekitar kita menjalani kehidupan mempengaruhi kadar emosi. Pendidikan agama / kepercayaan, membuat sadar akan adanya pagar antara benar dan salah. Apapun bentuk pendidikan kesemuanya tidak menjamin seseorang untuk memiliki budi pekerti luhur.Secara faktual para leluhur kita telah mewariskan ajaran budi pekerti yang bersifat universal. Dan tidak bertentangan dengan semua keyakinan, kepercayaan dan agama. Gerak Badan Margaluyu Pusat menitik beratkan pada olah kepribadian dengan basis pembentukan budi pekerti luhur, berusaha untuk memacu percepatan evolusi kesadaran yang pada akhirnya Insya Allah akan mendapatkan level kecerdasan yang tinggi.
Secara sederhana Kecerdasan terdifinisikan memiliki lapis-lapis kecerdasan sebagai berikut:
Kecerdasan fisik yang biasa kita kenal dengan Inteligent Quotient (IQ)
Kecerdasan Emosi / Emosion Quotient (EQ)
Kecerdasan Emosi Spiriual / Emosion Spiritual Quotient (ESQ)
Kecerdasan Spiritual / Inteligent Spiritual Quotient (ISQ).
Apapun bentuk tindakanya, terlepas dari salah atau benar tindakan seseorang, jika dilakukan dengan cara yang tidak cerdas, dipastikan akan menghasilkan kesulitan bagi orang lain maupun lingkungan sekitarnya dan kontra produktip.Diyakini sepenuhnya bahwa Kecerdasan adalah satu satunya alat untuk membuat seseorang memiliki budi pekerti luhur. Oleh karena itu Gerak Badan Margaluyu Pusat tidak mencetak seseorang menjadi Pendekar, tetapi berusaha membuat seseorang memiliki budi pekerti yang luhur yang memiliki potensi beladiri lahir maupun bathin yang mumpuni.
Prinsip dasar tenaga dalam (Esoteric Inner Power energy)
Setiap orang dianugrahkan tenaga dalam oleh Allah SWTTetapi tenaga dalam tersebut hanya bisa dikeluarkan bila diolah. Sehingga dapat di manfaatkan secara sadar di saat-saat diperlukan. Kejut tenaga dalam keluar maksimal pada saat nafas terhenti sejenak (NOL). Oleh karena itu kondisi NOL adalah kondisi konsentrasi puncak tenaga. Kondisi NOL adalah kondisi yang ditandai dengan terputusnya hubungan dunia luar dengan otak kita. Dengan demikian jasmani kita sepenuhnya dikuasai oleh kekuatan HIDUP. Dimana kekuatan HIDUP ini menebarkan daya tolak terhadap bahaya yang datang ke badan jasmani kita. Dilain pihak kekuatan HIDUP selalu menyerap rasa kasih sejati, dan menetralisir semua jenis nafsu dan menggabungkanya menjadi satu. Kekuatan yang timbul itu sebenarnya datang dari bersatunya ke empat anasir nafsu yang ada di badan jasmani kita.Menjadi pendekar / memiliki tenaga dalam bukan tujuan utama keilmuan Margaluyu Pusat. Karena keilmuan apapun aliranya tidak menjamin seseorang memiliki budi pekerti luhur. Oleh karena itu Keilmuan Margaluyu Pusat berusaha mengolah seseorang untuk menjadi cerdas lahir dan bathinya. Dalam artian berusaha untuk mempercepat evolusi kesadaran menuju tahap kecerdasan spiritual / Inteligent Spiritual Quession (ISQ)
Pedoman Margaluyu Pada hakekatnya manusia adalah benda ghaib, maka Ia harus mampu membuktikan dirinya sebagai benda ghaib. Agar anugrah yang telah diberikan Allah SWT tidak mubazir. 10 pedoman bagi warga Margaluyu Hatur uninga ka putra sadaya, kangge ngajagi kasalametan lahir sareng bathin, mugi kersa ngahartoskeun sareng ngalampahkeun ieu nasehat : Sarigig kudu jeung harti, sarengkak reujeung pikiran, memeh prak sing ati-ati, mun sidik gorengsingkiran
Ulah wantun nyarioskeun kanu sanes sateu acana kahartos sareng kahartos ku salira ku anjeun.
Ulah wantun ngantunkeun padamelan anu wajib.
Ulah ngahanakeun kana cariosan ku anjeun.
Kedah ageung maklum kana kaluputan nu sanes.
Kedah tiasa mener kana salasawios nafsu.
Poma pisan ulah rek aral subaha kedah rido, kedah pasrah, kedah sabar, tawekal anggoning nampi musibat
Poma ulah mungpang kana parentah nagara.
Ulah sombong ieu aing adigung adiguna.
Ulah kagungan manah dir, nguntup, ka pada jalma.
Ulah kumawani ngahina (ngagorengakeun) . a. ka Guru . b. ka Ratu . c. ka Ibu . d. ka Rama sareng sanesna
Alamat:Gerak Badan Margaluyu Pusat Jl. Ir. H. Juanda No.54 RT01 RW01 Cikuya Cicalengka Kabupaten Bandung webmaster: bambang.sarkoro@margaluyu-pusat.net

Abah AndadinataPendiri Gerak Badan Pencak Margaluyu PusatAndadinata yang memiliki darah menak Sumedang dan lebih suka menjalani kehidupan pribadinya secara mandiri tanpa tergantung pada orang lain. Andadinata dilahirkan dIi didesa Rancabayawak yang berada di wilayah Majalaya sekitar 30KM tenggara kota Bandung, pada tahun sekitar 1893. Tidak diketahui tepat tanggal dan bulan kelahirnya.Semasa hidupnya, sebagian besar dilalui melalui petualangan ke seluruh antero Jawa Barat utamanya wilayah Parahiangan. Sebagai petualang sudah barang tentu harus membekali diri dengan kemampuan beladiri yang mumpuni agar dapat survive. Keahlian ilmu ilmu hikmah dari para ulama, utamanya yaitu dari mama ajengan Syeh Haji Abdul Kahpi seorang ulama di wilayah Petaruman Tarogong Garut. Ilmu Hikmah yang didapat diantara lain adalah ilmu Haqmaliyah. Sampai saat ini ilmu Haqmaliyah masih eksis dilaksanakan oleh anak keturunanya.Ilmu pencak silat pertama yang dikuasai oleh abah Andadinata adalah Silat jurus Peksi Muih sebagai warisan dari keluarganya. Yang kelak dikemudian hari inti dari tata gerak jurus peksi muih menjadi jurus Payung Rasul. Sampai saat ini jurus silat Peksi Muih masih eksis dan boleh dipelajari oleh warga penghayat Gerak Badan Pencak Margaluyu Pusat. Semua senior Margaluyu Pusat dipastikan tahu jurus silat peksi muih. Penyederhanaan tata gerak jurus silat peksi muih dengan melakukan kompilasi inti tata geraknya dipadukan dengan ilmu hikmah yang ber lafads Allah Muhammad Adam Rasul, Berkah Allah Sahabat Rasul, maka terciptalah jurus Payung Rasul.Pada masa itu ilmu pencak silat yang jurus-jurusnya bermuatan / menyatu dengan ilmu hikmah masih belum banyak di kenal masyarakat. Untuk meyakinkan bahwa jurus Payung Rasul benar benar ampuh. Maka disetiap ada tabeuh gendang pencak, abah Andadinata selalu tampil untuk kaul meramaikan perhelatan hajat dengan seizin tuan rumah yang melaksanakan hajat. Seringkali jurus peksi muih atau jurus payung rasul terlihat aneh dimata pemirsa sehingga menimbulkan rasa penasaran pemirsa untuk sambung rasa dengan abah Andadinata. Dalam kenyataanya setiap terjadi sambung rasa, rata rata mereka dapat dijatuhkan dalam satu gerakan,Ilmu hikmah lainya didapat oleh abah Andadinata awalnya bermula dari seringnya beliau hadir dalam pengajian ta’lim di tempat Ajengan Asep Samsuddin di kasepuhan Cirebon. Sewaktu abah Andadinata berpetualang di wilayah kota Cirebon sebagai pedagang telur. Layaknya seorang pedagang selalu mencari tempat yang ramai. Satu diantaranya adalah jika disuatu tempat dilaksanakan hajatan atau majelis ta’lim. Ketertarikan Ajengan Asep Samsudin terhadap sosok Andadinata, karena setiap ta’lim dilaksanakan beliau selalu hadir dan membiarkan lang daganganya tidak di tunggu. Dan ketika ta’lim selesai dagangan abah Andadinata selalu laris dibeli oleh peserta majelis ta’lim.Sebagai ulama dan ajengan, Mama ajengan Asep Samsudin sudah melihat bahwa pedagang telur ini memiliki kharomah yang spesifik. Dan akhirnya abah Andadinata diangkat sebagai murid untuk melestarikan ilmu ilmu hikmah ajengan Asep Samsudin.Perkembangan pencak silat semakin berkembang, meski pencak silat masih terbatas diajarkan kepada keluarga ningrat dan kalangan ulama. Maka atas saran mama Ajengan Asep Samsudin, Andadinata untuk melanjutkan pembelajaran melengkapi ilmu pencak silat di ke wilayah Parahiangan barat tepat nya di wilayah Kadipaten Cianjur. Berbekal referensi dari mama ajengan Asep Samsudin, abah Andainata datang ke Padepokan silat juragan Rd Haji Ibrahim. Yang dikenal sebagai pendiri dan pencetus Maenpo Cikalong. Tidak jelas apakah abah Andadinata dilatih langsung oleh juragan Rd Haji Ibrahim yang pada tahun 1900an sudah sepuh, atau dilatih oleh seseorang pelatih yang di tugaskan. Yang jelas dari 10 jurus halusan Margaluyu Pusat sangat kental dengan pengaruh maenpo Cikalong. yang berbasis pada silat Madi, Kari dan silat asli Cianjur.Tokoh Maenpo Cikalong yang usianya relatip lebih muda dari juragan Rd Haji Ibrahim adalah juragan Rd Haji Abullah yang mewarisi ilmu pencak silat Sabandar. Sedangkan Silat Sabandar berasal dari Moh Kosim yang konon berasal dari Pagaruyung Minangkabau Sumatera Barat.Dari juragan Rd Haji Abdullah, abah Andadinata mewarisi ilmu pencak silat Sabandar yang tata geraknya sangat halus dan lembut.Pengaruh silat Bugis dan Madura dalam keilmuan Margaluyu didapat sewaktu abah Andadinata berpetualang dipesisir pantai utara Cirebon, dimana para keturunan prajurit Bugis dan Madura yang bergabung dengan Dipati Anom (Amangkurat Amral) yang menyingkir ke Cirebon untuk meminta suaka dari Sultan Cirebon ketika, Dipati Anom berseteru dengan ayahnya sendiri Raja Mataram sinuwun ndalem Gusti Amangkurat I Kompilasi tata gerak Madi, Kari, Sabandar dan Khaer inilah yang dikemudian hari menjadi 10 jurus wajib Gerak Badan Pencak Margaluyu Pusat ditambah ilmu Hikmah yang diharkatkan setelah selesai berlatih.Mengingat tata gerak 10 jurus Margaluyu Pusat boleh dikatakan sangat sederhana, jurus-jurus tersebut tidak bisa diperagakan dipanggung sewaktu ada tabeuh gendang pencak. Oleh karena itu atas saran para kerabat bahwa jurus Margaluyu Pusat harus dilengkapi dengan jurus silat murni yang benar benar merupakan maenpo. Dengan demikian Margaluyu Pusat dilengkapi dengan Maenpo Selah Eurih, Paleredan warisan dari juragan Rd Haji Soma.Oleh karena itu dalam setiap proses harkatan, ketiga tokoh Rd Haji Ibrahim, Rd Haji Abdullah dan Rd Haji Soma yang kesemuanya adalah kerabat Cikalong Cianjur selalu disebut untuk dimohon keikhlasanya serta mohon kepada Allah SWT agar manfaat ilmu warisanya menjadi amal ibadahnya.Keilmuan Margaluyu, boleh dikatakan lengkap, karena berintikan ilmu hikmah Sunda wiwitan yang ditulis tangan oleh abah Andadinata dalam aksara Sunda Wiwitan yang serupa dengan tulisan pada relief prasasti2 di pulau Jawa, serta aksara Hanacaraka. Secara otentik buku ini masih ada dalam bentuk aseli dan telah diperbanyak melalui scanning komputer untuk dipegang oleh semua pelatih yang sudah mendapat mandat untuk melakukan Harkatan.Pengaruh silat Cina (Khun Tao) dan Mande dalam keilmuan Gerak Badan Pencak Margaluyu Pusat diperoleh abah Andadinata sewaktu beliau berpetualang di Cirebon. Dimana silat Cina, Mande masuk dibawa mbah Khaer. Adapun pengaruh silat Minang diperoleh dari Mama Sabandar (Moh Kosim). Sedangkan pengaruh silat Betawi pada keilmuan Margaluyu Pusat karena hasil berguru Maenpo di Cikalong. Dimana Abang Madi dan Abang Kari adalah guru dari juragan Rd Haji Ibrahim.Hal tersebut dikuatkan tokoh Mbah Madi, Mbah Kari dan mbah Sabandar dan mbah Khaer selalu disebut dalam setiap proses Harkatan sebagai ucapan terma kasih atas manfaat ilmunya dan memohon agar amal ilmu yang diwariskan dari beliau ini mendapat imbalan yang tinggi dari Allah SWT.Kelengkapan keilmuan Gerak Badan Pencak Margaluyu Pusat secara sempurna dikuasai oleh abah Andadinata ketika umur beliau mencapai sekitar 35 tahun. Tetapi profesi sebagai pedagang telur keliling tak pernah dilepaskan. Dan kebiasaan naik panggung ketika ada perhelatan tabeuh gendang pencak untuk kaul kepada yang punya hajat selalu dilakukan sebagai promosi makanan sehat yakni telur yang diperdagangkan.Karena seringnya terjadi sambung rasa, dan dalam setiap sambung rasa abah Andadinata selalu unggul, maka beliau menjadi terkenal sebagai juara kaul yang disegani.Ketenaran abah Andadinata sebagai juara kaul yang tidak punya perguruan, sempat terdengar oleh seorang guru perguruan silat yang terkenal di kota Bandung yaitu mang Suwandi yang bertempat tinggal di Gang Singsong tepatnya disekitar station KA Bandung. Tidaklah sulit mencari sosok Andadinata bagi mang Suwandi.Pertemuan antara mang Suwandi dengan Abah Andadinata untuk sambung rasa merupakan peristiwa penting sebagai tonggak sejarah berdirinya Gerak Badan Pencak Margaluyu Pusat.Baru pertama kali abah Andadinata bersambung rasa dengan tokoh silat yang berlevel guru. Bagi mang Suwandi juga baru pertama kali bertemu pendekar tanpa paguron yang selalu bisa mengunci geraknya dengan halus tanpa melukai apalagi mencederai. Sebagai ksatria Pendekar, Mang Suwandi menyatakan bahwa keilmuan Margaluyu Pusat adalah ilmu silat yang lengkap ditambah ilmu hikmah yang benar2 murni tanpa menggunakan tenaga khodam. Dan beliau memohon kepada abah Andadinata untuk sudi menerima dirinya sebagai murid. Permohonan mang Suwandi ditolak oleh Andadinata, tetapi menerimanya sebagai sahabat latih. Maka mulai saat itu, dinyatakan bahwa dalam pakem keilmuan Margaluyu tidak dikenal istilah guru, apalagi gelar guru besar. Yang dikenal adalah sahabat (ikhwan / ahwat) yang sedang berlatih. Sumbangan yang terbesar dari Mang Suwandi dalam keilmuan Margaluyu Pusat adalah jurus kasaran yang lebih dikenal dengan jurus 14 dan jurus-jurus peupeuhan. Dengan demikian semakin lengkaplah jurus jurus Kelimuan Margaluyu Pusat yang merupakan jurus jurus yang memiliki kharomah. Dengan masuknya mang Suwandi ke dalam Margaluyu Pusat, kemudian beliau membawa sahabat-sahabatnya untuk berlatih diantaranya adalah Mang Uwen serta pak Adiwikarta (Mang Ulis) dan Andi Rohandi. Maka disepakati yang semula keilmuan Margaluyu belum memiliki nama paguron maka dengan bergabungnya para senior diatas, secara resmi diberi nama Margaluyu Pusat. Marga adalah jalan, Luyu = Saluyu atau lancar, Pusat berarti selalu ditengah. Jadi secara harfiah Margaluyu Pusat diartikan sebagai Selalu berjalan ditengah agar selalu lancar. Meski jurus-jurus Gerak Badan Pencak Margaluyu Pusat berbasis pada gerak pencak silat. Tetapi sesungguhnya adalah ilmu beladiri pernapasan, yang berkharomah tenaga dalam. Yang mana seni beladiri pernapasan saat itu pada akhir decade 1930an belum banyak dikenal oleh masyarakat. Sehingga sulit di perkenalkan atau disosialisasikan. Baru pada tahun 1948 didaftarkan pada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Bandung sebagai Persatuan Pencak Silat Margaluyu Pusat. Nama-nama jurus halusan 1 – 10
Jurus 1 Jurus Pangeran Pengampun Cianjur
Jurus 2 Jurus teunded Pangeran Kuwarasa
Jurus 3 Jurus dua jeblag Dewi Wungkus Intisari
Jurus 4 Jurus dua teunded Pangeran Ari Sitalitali
Jurus 5 Jurus empat potong Pangeran Panglejar Putih
Jurus 6 Jurus potong susuhunan Mangkurat
Jurus 7 Jurus giles Pangeran Paralautan Mayaji
Jurus 8 Jurus colok Pangeran Awal Akhir
Jurus 9 Jurus liwat pangeran embah sunan Kalijaga
Jurus 10 Jurus jujur wujudullah Syaeun lillahi lana walahum
Sampai akhir hayatnya Abah Andadinata bermukim Jl. Ir H. Juanda no. 56 desa Cikuya kecamatan Cicalengka. Beliau wafat pada petang hari tanggal 29 Januari 1969 pada usia 76 tahun dan di makamkan ditempat yang sama pada tanggal 30 Januari 1969 di desa Cikuya, Cicalengkacatatan sumber:--------------- ibu Sukaesih Andadinata (istri.Eceu Titiek putri pertama abah Andadinata)Kang Ujang Tohidi (Putra bungsu abah Anda dinata)Eceu Eja (putri ke 2 abah Andadinata)Mang Suwandi (murid generasi pertama)Kang Djodjon (putra tiri abah Andadinata)Djang Suhanda (menantu abah Andinata)Bapak Wiranu (Cikuya - Cicalengka, Kakak seperguruan maenpo abah Andadinata).Mang Andi Rohandi (murid generasi pertama).Idit Junaidi (Cikuya - Cicalengka, pelatih pusat Margaluyu)Antonius Sulistiyanto (pelatih Margaluyu Pusat Yogyakarta)Bapak Shaleh (Linggar Rancaekek, Bandung, pelatih Margaluyu di Wates)Sumo Prawiro (Karangnongko Wates DIY)Bapak Darmo (kaliurang Sleman, DIY)Sukabdjo (Beran - Sleman.Dan Suwaryono (dosen Asti Yogyakarta)Den Toto (tarekat Haqmaliah, Petaruman Garut.Ucu Sapri - Perguruan Silat Padjadjaran Cimande- BogorPerpustakaan PPSI Bandung, Cianjur Jawa Barat.Masyarakat Desa Cikuya Cicalengka


ABAH ANDADINATA
Sekilas tentang sejarah Abah Andadinata. Beliau dilahirkan didesa kecil Ranca Bayawak disebelah selatan kota Majalaya kira-kira 30 km dari kota Bandung. Sejak usia muda beliau berkelana ke seantero Jawa Barat untuk belajar silat dan spritual. Mimpi yang ada didalam dirinya adalah bercita-cita menjadi sosok yang bisa menyumbangkan pengetahuannya kepada orang lain. Dengan tekad yang kuat tanpa mengenal, akhirnya Allah SWT mewujudkan mimpinya menjadi kenyataan. Beliau menjadi seorang yang memiliki keterampilan silat luar dalam yang sangat tangguh. Disisi lain beliau memiliki kepribadian yang prima berkat ketekunananya menjalankan syariat agama. Sehingga Abah Andadinata hingga saat ini dikenal sebagai pribadi yang keteladananya bisa menjadi contoh.
Pada awalnya beliau mendirikan gerak badan pencak Margaluyu pada dekade tahun 1920an, tetapi baru ditahun 1930 Margaluyu dikenal pada kalangan yang sangat terbatas. Mengingat kondisi pada saat itu adalah bukan saat yang tepat, mengingat Indonesia masih berada dalam era penjajahan yang tentunya bukanlah hal yang mudah untuk melatih beladiri secara terbuka.Margaluyu mulai dikenal sejak abah Andadinata berhasil mengamankan daerah Cicalengka tepatnya desa Cikuya dari gangguan gerombolan sekitar tahun 1946. Oleh karena itu lurah desa Cikuya pada waktu itu bapak Ibrahim meminta beliau menetap di desa Cikuya untuk melatih sport (olah raga) Margaluyu-pusat kepada warga desa.Dengan dibantu oleh Mang Ulis, Mang Andi Rohandi, Mang Suwandi dan Mang Uwen warga desa berlatih Gerak Badan Margaluyu. Dan baru pada tahun 1948 secara resmi Gerak Badan Penca Margaluyu-pusat didaftarkan ke PPSI dan Departemen Pendidikan & Kebudayaan.



Ibu AndaDinata (Sukesih)
Sekilas tentang almarhumah ibu Andadinata. Terlahir dengan nama Sukaesih, pada usia muda beliau adalah seorang guru Sekolah Dasar. Beliau adalah pewaris Gerak Badan Margaluyu Pusat, setelah abah Andadinata wafat. Sedangkan abah Andadinata dimakamkan di didesa Cikuya Kecamatan Cicalengka. Bersama pelatih pusat mang Andi Rohandi dan mang Idit Junaidi di Cicalengka, beliau menjaga serta memelihara kelestarian Gerak Badan Margaluyu Pusat. Almarhumah wafat pada tahun 1982 pada saat menunaikan ibadah haji



Idit Junaedi
Sejak usia 9 tahun orang tua Idit Junaidi menyerahkan kepada abah Andadinata (dingengerkan) yang pada awalnya untuk membantu mengurus keperluan keluarga abah Andadinata dan sebagai teman main Tohidi (kang Ujang) putera Abah Andadinata yang bungsu.Sebagai "hadiah", setiap malam hari Abah Andadinata mengajarkan jurus silat. Satu diantara jurus silat yang ampuh adalah jurus silat peksi muih. Bertahun-tahun Idit Junaidi dilatih jurus-jurus silat sehingga Idit Junaidi memiliki keterampilan silat yang mumpuni. Meski usianya masih dibawah 17 tahun.Begitu usianya mencapai 17 tahun, barulah abah Andadinata melatih jurus-jurus Margaluyu. Untuk itu abah Andadinata menugaskan Mang Uwen (tinggal di Garut) untuk melatih dan mendidik Idit Junaidi sampai "jadi".
Dalam waktu yang relatip singkat semua jurus-jurus Margaluyu selesai ditempuh. Bahkan sampai ketahap makrifat Margaluyu. Kecintaan dan kepercayaan Abah Andadinata kepada Idit Junaidi, maka beliau diangkat menjadi pelatih, sehingga lengkaplah di Cicalengka ada dua pelatih Margaluyu-Pusat yaitu Mang Andi Rohendi dan Idit Junaidi. Para senior Margaluyu-Pusat yang dilatih oleh Idit Junaidi antara lain Bapak Suherlin (Subang), bapak Saica (Karawang), Bapak Imam Sudarso (kp. Duri Jakarta), H. Idi (Cianjur), Brigjen Ucu Sapri (Kebayoran Jakarta), bapak Saleh (Rancaekek), Brigjen Sukamto (Cinere), Cin Ong (Karawang), Bum Pit (Ps Senen) Bapak Toha (Tj. Priok), Eng Go (Tebet Jakarta). Ketut Tedun (Cimahi), Ishak Zaenuddin (Desa Balong Cicalengka)Sesuai dengan wasiat abah Andadinata, bahwa pelatihan Margaluyu dilaksanakan secara privat, dan tidak dalam bentuk massal, agar diperoleh kualitas yang optimal.



Andi Rohandi
Mang Andi sebutan akrab untuk beliau, Terlahir dengan Nama Andi Rohandi. Beliau adalah satu diantara sesepuh Margaluyu yang tinggal di Cicalengka. Tepatnya di desa Dungus Maung, tidak jauh (*/- 1 Km) dari desa Cikuya Cicalengka tempat abah Andadinata tinggal.Sebagai pelatih senior Mang Andi diberi kepercayaan untuk mengendalikan jalanya organisasi dimana Tugas Mang Andi adalah melatih Sport (gerak Badan), Adapun untuk melatih pencak silat dipercayakan kepada Idit Junaidi.Dari "tangan dingin" Mang Andi, sederetan senior Margaluyu, Seperti Pak Dan Suwayono (Yogya), Sukapdjo (Sleman), Pak Sumo (wates) mengembangkan Margaluyu di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.Sebagai pendamping Abah Andadinta, Mang Andi acap kali ikut bersama Abah Andadinata untuk berkunjung ke guru spiritual di Kasepuhan Cirebon. Petaruman Garut dll. Mang Andi wafat pada tanggal 21 Nopember 1997 Di Cicalengka. Jasa beliau tak terbilang dalam mengembangkan dan melestarikan kemurniar jurus-jurus Margaluyu.



Soekabdjo
Bagi warga Beran Kidul Desa Tridadi Kabupaten Sleman, sudah tidak asing dengan Pak Soekab sebagai sapaan populer. Sebagian warga menyapanya dengan mas Lurah. Bukan karena beliau menjabat sebagai kepala desa, Karena beliau adalah putra seorang lurah. Mengenal Gerak Badan Pencak Margaluyu Pusat dari seorang teman seangkatan di Kepolisian Negara sewaktu bertugas pada operasi GBN diperbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat. tepatnya di wilayah Majenang.Beliau datang ke Cikuya Cicalengka pada tahun 1952, bertemu dengan Abah Andadinata untuk belajar sport Margaluyu. Abah Andadinata menugaskan Mang Andi Rohandi untuk melatih, dan dalam waktu relatip singkat Keilmuan Margaluyu Pusat dikuasai setelah berlatih sekitar 5 tahun.Mandat sebagai pelatih Margaluyu Pusat baru diterima pada tahun 1977, karena kesetiaan beliau melestarikan pakem pelatihan Margaluyu.


Saitja
Pak Ica panggilan akrab beliau. Bagi masyarakat di Karawang kota, khususnya disekitar Anjung Kanoman sangat mengenal beliau sebagai guru silat tradisional dan aktip memasyarakatkan pencak silat di kabupaten Karawang melalui IPSI Kab. Karawang. Beliau didampingi oleh Chin Ong (seniornya) seorang warga keturunan melatih Gerak badan Pencak Margaluyu Pusat di Karawang. Jadi tidak aneh jika banyak warga keturunan Tionghoa yang belajar Silat / Jurus Margaluyu Pusat di daerah Karawang. Aktivitas Margaluyu Pusat yang dilaksanakan olah bapak Saitja di daerah ini selalu mendapat support dari Pak Idit Junaidi, pelatih Senior dari Cikuya Cicalengka.


Dan Suwaryono
Suwaryono adalah nama asli beliau. tetapi kemudian lebih akrab dipanggil dengan pak Dan. Sebutan ini menjadi populer karena belaiulah orang pertama di Yogyakarta yang berlatih beladiri tangan kosong yang berhasil mencapai sabuk hitam level Dan. Beliau adalah salah seorang Dosen di sebuah perguruan tinggi seni. Dan juga sebagai seorang wartawan sebuah harian terkemuka di Yogyakarta. Mengenal Margaluyu Pusat sewaktu beliau meliput acara festival Seni Tradisional. Guna mendapatkan informasi yang lebih detail beliau berkunjung ke Cikuya Cicalengka dan bertemu langsung dengan abah Andadinata.Dari titik inilah beliau mendapatkan informasi tentang Gerak Badan Pencak Margaluyu Pusat dari sumber utamanya secara langsung, dan tertarik untuk mempelajari keilmuan Margaluyu Pusat secara utuh, runtut dan tuntas. Pelatih yang ditunjuk oleh abah Andadinata untuk melatih pak Dan Suwaryono adalah mang Andi. Ketekunan pak Dan Suwaryono dalam menyerap kelimuan Margaluyu Pusat memang hebat, serta beliau termasuk pelatih Margaluyu Pusat yang tercepat mendapat mandat untuk melakukan Harkatan. Disisi lain beliau juga sebagai seorang ahli telepati.Kelak dikemudian hari dari tangan pak Dan inilah lahir tokoh-tokoh ilmu beladiri pernapasan yang terkenal di Indonesia.




Bambang E.P Sarkoro
Bambang Sarkoro sebutan akrab untuknya, mengenal dan berlatih Keilmuan Margaluyu Pusat pada dekade tahun 1970an, Pertama sekali dibimbing oleh Bapak Sukabdjo (asal Beran Kidul Sleman D.I.Y). Masa pelatihan dimulai dengan hijrahnya bapak Sukabdjo dari Sleman ke Pisangan Timur Jatinegara pada tahun 1972. Karena sulitnya tempat berlatih, maka latihan dilakukan di kampung Tanah 80 Klender. Proses Harkatan dilaksanakan di Cicalengka oleh alm Ibu Andadinata.Jurus payung Rasul baru dilatihkan pada tahun 1977. di Demak Ijo Yogyakarta. Karena bapak Sukabdjo mendapat mandat untuk melatih dari Ibu Andadinata, maka beliau kembali ke Sleman, Kemduian penuntasan Keilmuan Margaluyu diserahkan langsung kepada alm Ibu Andadinata dan Mang Andi Rohandi Cicalengka.Maret 1981 menikah dengan adik ipar dari Idit Junaidi pelatih Pusat. Ijab kabul dan resepsi dilaksanakan di rumah kediaman Ibu Andadinata desa Cikuya Cicalengka. Pesan / wasiat khusus yang disampaikan kepada Bambang Sarkoro adalah :"Bambang, kamu jaga dan lestarikan Pakem Margaluyu-Pusat, Jangan sekali kali berani membuka perguruan kalau hidupmu belum mapan secara ekonomi".Dalam keilmuan Margaluyu Pusat, Bambang Sarkoro masih digolongkan sebagai generasi yunior. tetapi berkat tangan dingin ibu Andadinata dan Mang Andi Rohandi, beliau banyak mengenal tokoh-tokoh Margaluyu Pusat senior, sehingga sedikitinya banyak memahami route Margaluyu sampai ketempat anda.



A. Sulistyanto
Mas Sulis panggilan akrab beliau. Mengenal Keilmuan Margaluyu sejak usia dini sebelum sekolah. Yang mana secara kebetulan disebelah rumah orang tua beliau di Kenteng Nogotirto Denmak Ijo (sekitar Jl Godean) Yogyakarta ada pabrik krupuk milik kerabat dari bapak Shaleh (Mang Aleh). Disanalah bapak Shaleh melatih jurus-jurus Margaluyu-Pusat.Ikut-ikutan berlatih jurus sejak SD kelas 5 tahun 1980. Sudah barang tentu pada usia akhil baliq belum bisa di harkat. Orang tua beliau Guru SMP BOPKRI Wates belajar jurus Margaluyu pada tahun 1960 dilatih oleh Pak Shaleh. Beliau diharkat pada 9 Maret 1984 Setelah Pak Shaleh wafat (dimakamkan di desa Linggar Rancaekek), pelatihan jurus Margaluyu Pusat dilanjutkan di bawah bimbingan langsung bapak Andi Rohandi. Dalam keilmuan Margaluyu, Sulistyanto masih digolongkan pada generasi yunior. Meski demikian beliau menerima mandat melatih dari Bapak Andi Rohandi dimana beliau di rekomendasikan sebagai Pelatih Margaluyu-Pusat. Semua jurus-jurus baku Margaluyu-Pusat dituntaskan pada tahun 1987. dan para senior yang turut berkiprah melatih beliau antara lain pelatih khusus jurus Payung bapak Ishak Zaenuddin (asal desa Balong Cicalengka)Pesan wasiat dari Mang Andi Rohandi kepada Sulistyanto adalah: "Margaluyu jangan dibawa ke politik dan komersial. Jangan sampai kita hidup dari Margaluyu tetapi Margaluyu hidup dari kita".Sulistyanto mengenal secara dekat para senior Margaluyu di wilayah Yogya antara lain Pak Dan Suwaryono, bapak Sumo Pawiro (wates), Sukabdjo (Beran kidul Sleman), Basuki (Mlati Yogya).



Rama Wijaya
Keluarga yang berada dilingkungan TTKDH, membuat Rama Wijaya mencintai seni beladiri sejak usia dini. pada Usia sekolah Dasar beliau mulai belajar Karate. Perguruan Silat Tradisional yang sempat dipelajari a.l Lang Lang Buwana, Sahbandar dan Bangau Putih, serta MP.Keilmuan Margaluyu Pusat dikenalnya sewaktu tetangga beliau yang kebetulan mempelajari ilmu olah napas yang memiliki 10 jurus. Dan rama Wijaya ikut berlatih meski tidak tuntas.Lepas SMU tidak ada kegiatan latihan beladiri yang dilakukan,karena konsentrasi pada studi. Meski sekali kali turun dalam berbagai turnamen beladiri seperti Karate, Wushu dan Silat dibawah bendera almamater.Tahun 2005 menemukan Margaluyu Pusat lewat Internet dengan kata kunci jurus Payung Rasul dan tokoh senior Margaluyu Pusat pak Dan Suwaryana yang dikenalnya dari seseorang anggota perguruan tenaga dalam. Pengalaman mendapat keilmuan Margaluyu Pusat memang unik. Beliau datang sendiri bertemu Pelatih sekaligus sesepuh Margaluyu Pusat bapak Idit Junaidi. Dalam tempo relatip singkat berlatih dengan bapak Idit tuntas sampai di harkat.Saat ini Rama Wijaya telah dikukuhkan sebagai pelatih Margaluyu Pusat seiring dengan dipegangnya surat mandat telah diterimanya. Perjalanan panjang telah ditempuh sehingga bertemu Margaluyu Pusat sebagai akar / cikal bakal keilmuan olah napas yang banyak tersebar di bumi Nusantara.Tekadnya membesarkan Margaluyu Pusat didasarkan karena dibeberapa kota besar Indonesia terdapat perguruan Margaluyu lain yang sama sekali tidak memiliki hubungan dengan asal Keilmuan Margaluyu Pusat dan memiliki kisah sejarah yang jauh berbeda atas tokoh pendiri Margaluyu yakni Abah Andadinata. Yang mana Penyimpangan kisah sejarahnya perlu diluruskan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar